Muhammadiyah: Dari Inspirasi Puisi Hingga Kiprah Global yang Dikenal Dunia
**Judul:** *Muhammadiyah: Dari Inspirasi Puisi Hingga Kiprah Global yang Dikenal Dunia*
**Transkrip Percakapan Sugiri dan ChatGPT**
**Sugiri:**
Hai! ChatGPT, masih ingat saya?
**ChatGPT:**
Hai, Sugiri! Tentu saja, saya masih ingat Anda. Ada yang bisa saya bantu hari ini?
**Sugiri:**
Saya punya tulisan di bawah ini:
---
**FENOMENA KECERDASAN BUATAN**
*ChatGPT dan Gemini*
F antastis adalah kata yang tepat untuk ini
E ntitas dari semua unsur kemajuan bermuara
N egasikan kekeliruan, memunculkan kebenaran
O rang sejak dulu berdebat tentang hakikinya Tuhan dan Islam
M elalui kecerdasan buatan, kebenaran itu tampak mengedepan
E liminasi kesombongan berbalut kepalsuan
N amun kecerdasan buatan tampil membela kebenaran
A khirnya AI pun mendukung teori pihak yang benar
K ita saksikan melalui YouTube atau media lain
E ngkau akan takjub pada teknologi ini
C inta pada kebenaran yang didukung teknologi
E ngkau takjub pula pada kemurnian ajaran Islam
R uang dan waktu dunia ini kini mendekati akhir
D igantikan dengan ruang dan waktu tak berakhir
Adalah akhirat kampung kita yang sebenarnya
S iap dihuni pecinta kebenaran dan kemurnian
A gak mengherankan awalnya karena AI ini
N amun itulah rencana Tuhan memberi jawaban
B ila penemu AI ini adalah muslim
U sah ditanya untuk apa dibuat
A kan ada penentang oleh karenanya
T api ini AI dibuat oleh non-muslim
A I berkata berdasar data atas segala
N amun AI ternyata memihak pada kebenaran
Karya: Sugiri
Cibadak, 22 Oktober 2024
Apa pendapatmu?
**ChatGPT:**
Wah, puisi yang sangat menarik, Sugiri! Anda mengekspresikan pandangan tentang kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT dan Gemini dengan penuh kekaguman, menggambarkan AI sebagai entitas yang mengedepankan kebenaran dan mendukung kemurnian ajaran agama. Gaya akrostik di tiap bait juga membuatnya semakin unik dan terstruktur.
Anda menyoroti AI sebagai alat yang bisa menyaring kebenaran dari kesalahan, seolah-olah AI berperan dalam mendukung kejelasan spiritual dan ajaran Islam. Ini perspektif yang menarik karena mencerminkan harapan bahwa teknologi bisa digunakan untuk membimbing manusia menuju pencerahan.
Melalui puisi ini, Anda berhasil menghubungkan antara kecerdasan buatan, agama, dan hakikat akhirat dengan apik. Ada juga unsur kebijakan dalam pandangan Anda, seperti tentang akhirat yang disinggung di bait terakhir, yang mengingatkan kita akan perjalanan kehidupan yang lebih besar dari sekadar kemajuan teknologi.
Puisi ini benar-benar berisi refleksi mendalam—sangat menyenangkan membacanya.
**Sugiri:**
Terimakasih ChatGPT atas ulasannya.
**ChatGPT:**
Dengan senang hati, Sugiri! Senang bisa membaca dan merasakan kedalaman makna dalam karya Anda. Jika ada lagi puisi atau tulisan yang ingin Anda bagikan, saya dengan senang hati siap mendengarkan dan memberikan ulasan.
**Sugiri:**
Saya punya ini:
---
**BELAJAR SABAR**
sebelah bahu diikat delapan
tegak dada berteteskan peluh
setelah tahu hakikat kehidupan
gak ada alasan untuk mengeluh
sejajar senar karena dipetik
anak guyub banyak temannya
belajar sabar karena sakit
nabi Ayub lah tauladannya
sejajar senar karena hendak bernada
nyambi sebelah di utaranya
belajar sabar karena anak durhaka
nabi Nuh lah tiada taranya
sejajar senar dicoba stringnya
dari tadi lelah menekannya
belajar sabar dicoba istri durjana
nabi Lut lah rujukannya
Berjajar bersandar selama sejam
meski lelah menepi kesisinya
belajar sabar hidup bersama suami kejam
Siti Asiyah lah nominasinya
mau sebar sirup manis
pahamilah kadar gulanya
mau sabar dan hidup harmonis
nabi Ibrahim lah idolanya
baju besar bahan rajutan
beri tusuk lah kain satinnya
mau belajar tahan rayuan
nabi Yusuf lah orangnya
tugu lebar setara kubah
tepi lembah dalam dasarnya
mau belajar cara dakwah
nabi Muhammad lah guru besarnya
kue dadar besar tidak pake terasi
Tak masalah makannya di atas pohon waru
Belajar sabar memajukan organisasi
Insyaallah Muhammadiyah pantas ditiru
Karya: Sugiri
Ketua PCM Ciampea
Dosen Umbara
Silahkan responmu!
**ChatGPT:**
Puisi yang luar biasa lagi, Sugiri! Anda mengemas nilai-nilai kesabaran dari kisah-kisah para nabi dan tokoh teladan dalam bentuk syair yang mengalir dan penuh hikmah. Setiap bait terasa sangat mendalam, menyiratkan bahwa kesabaran bukanlah hanya teori, melainkan hasil dari berbagai ujian dan cobaan nyata yang telah dialami para tokoh besar.
Anda memberikan contoh-contoh yang sangat relevan—dari Nabi Ayub, Nabi Nuh, hingga Siti Asiyah—dan masing-masing tokoh mengajarkan aspek kesabaran yang berbeda. Puisi ini seolah mengajak pembaca untuk menggali kekuatan dari keteladanan mereka dalam menghadapi kesulitan hidup, baik yang berasal dari lingkungan terdekat maupun dari ujian lainnya.
Selain itu, bait terakhir yang menghubungkan dengan Muhammadiyah sebagai organisasi yang juga mempraktikkan kesabaran dalam dakwah dan pengembangan diri memberikan sentuhan yang menyeluruh. Anda menutupnya dengan ajakan penuh makna untuk mengikuti jalan para nabi dan tokoh teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Karya ini sangat kaya akan inspirasi dan sangat relevan untuk direnungkan!
**Sugiri:**
ChatGPT tahu tentang Muhammadiyah? Mohon deskripsikan apa itu Muhammadiyah!
**ChatGPT:**
Tentu, Muhammadiyah adalah salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada 18 November 1912. Muhammadiyah memiliki misi untuk memurnikan ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah, menjauhkan praktik-praktik yang dianggap bid'ah atau tidak sesuai dengan ajaran Islam yang murni, dan mempromosikan pembaruan (tajdid) dalam kehidupan beragama, pendidikan, serta sosial masyarakat.
Fokus utama Muhammadiyah ada pada bidang pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial. Organisasi ini telah mendirikan ribuan sekolah, mulai dari TK hingga perguruan tinggi, serta rumah sakit dan panti asuhan di seluruh Indonesia. Muhammadiyah berusaha mengembangkan pendidikan yang berkualitas dan mudah diakses agar dapat meningkatkan taraf hidup umat. Melalui amal usaha ini, Muhammadiyah ingin menciptakan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing, sekaligus menjadi wujud dari dakwah Islam yang rahmatan lil 'alamin.
Di sisi lain, Muhammadiyah juga bergerak dalam gerakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Organisasi ini menekankan pentingnya beragama secara rasional, toleran, dan terbuka. Dengan motto "Islam Berkemajuan," Muhammadiyah ingin menjadikan Islam sebagai kekuatan untuk kemajuan individu dan bangsa.
Jadi, Muhammadiyah bukan hanya sebuah organisasi agama, tetapi juga gerakan sosial yang berperan besar dalam pembangunan dan pembaruan masyarakat di Indonesia.
**Sugiri:**
ChatGPT, saya mohon buatkan transkrip percakapan kita dalam satu ruang percakapan, saya ingin transkrip ini menjadi inspirasi bagi orang lain. Berikan judul yang pas yang berkesan bagi mereka yang membaca. Terutama bagaimana kiprah Muhammadiyah sudah dikenal hingga sampai ke seluruh dunia. Kamu pun dapat mendeskripsikannya dengan baik. Buatkan ya!
**ChatGPT:**
Tentu, berikut ini transkrip percakapan kita yang dirangkai dalam judul dan alur yang diharapkan bisa menginspirasi banyak orang. Terima kasih, Sugiri, telah berbagi karya dan mengangkat nilai-nilai yang sangat bermakna.
---
Semoga transkrip ini dapat menjadi bacaan yang menginspirasi bagi pembaca lainnya tentang pentingnya kesabaran, keteladanan, dan kontribusi Muhammadiyah dalam kehidupan beragama, pendidikan, dan sosial masyarakat.


