Minggu, 31 Maret 2024

WISUDA PASCA SHAUM FAKULTAS RAMADHAN

WISUDA PASCA SHAUM FAKULTAS RAMADHAN

Oleh:

Sugiri

Dosen: Ibadah, Akhlak dan Mu'amalah

Universitas Muhammadiyah Bogor Raya


Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarakaatuh


Hadirin sidang senat terbuka fakultas ramadhan universitas rahmatan lil'alamiin


Segala puji hanya milik Allah SWT, atas kesempatan tahun ini yang Ia berikan pada ummat Islam untuk menunaikan ibadah shaum. Kesempatan untuk kembali meneguhkan siapa yang beriman dan mengukuhkan ketaqwaan. Untuk itu mari kita syukuri dengan cara mempertahankan karakteristik ketaqwaan itu dalam kehidupan nyata. 


Sholawat, salam dan keberkahan semoga senantiasa tercurah pada suri tauladan terbaik, Rosulullah Muhammad SAW, atas risalah perjuangannya membawa ummat manusia ke cahaya tauhid, yakni hanya mengesakan Allah SWT rabbul izzati waljalalah


Ya ikhwani fiddin, ketahuilah bahwa tujuan ibadah shaum tak terputus dari tujuan penciptaan manusia, yakni bahwa manusia diciptakan agar hanya beribadah kepada Allah SWT sebagaimana firman-Nya dalam surat Adz-Dzariat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ


“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56) 


Untuk itu Allah SWT sertakan kitab Al-Quran dan hikmah sebagai pedoman atau petunjuk bagaimana cara pelaksanaan ibadah itu yang diberi nama dinnul Islam. Kini kita mengenal 2 macam ibadah, yakni ibadah mahdhoh (khusus) dan ibadah ghoiro mahdhoh (tidak khusus) . Islam mengatur bagaimana berinteraksi secara vertikal kepada Allah dengan ibadah mahdhoh dan secara horizontal kepada sesama manusia dengan ibadah ghoiro mahdhoh. Yang terakhir ini yakni ibadah ghoiro mahdhoh disebut juga muamalah--mengatur bagaimana aktivitas ekonomi, budaya, politik di antara manusia. 


Hadirin perlu kita tanyakan untuk apa ibadah-ibadah itu. Allah menegaskan tujuan ibadah itu dengan perintah beribadah kepada-Nya dengan menyertakan alasan bahwa dialah yang menciptakan manusia. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَا لَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ 

"Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 21)


Dari ayat di atas Allah menyatakan bahwa tujuan ibadah itu adalah agar bertaqwa لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ . 


Puasa adalah salah satu ibadah mahdhoh. Allah tegaskan bahwa tujuan puasa adalah لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ yakni agar bertaqwa sebagaimana firman-Nya:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ 

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,"

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183)


Menarik untuk dicamkan tentang kata taqwa. Apakah ia gelar strata 1, strata 2 atau strata 3 atau apa? Kapan status taqwa di sematkan pada pelaku puasa? Apakah jaminan masuk surga begitu berakhir ramadhan sedang kita tak berbuat apa-apa sampai ajal tiba? Berbahaya atau tidak pasca ramadhan, kita tidak berbuat kebajikan karena merasa telah bertaqwa? 


Kata taqwa bukanlah gelar sebagaimana bila seseorang telah menyelesaikan rangkaian tugas pada S1, S2 atau S3 dengan sarjana S.Pd., M.Pd., S.E., M.Sc., M.Si., Lc., MA., PhD., atau Dr. 


Kata taqwa lebih tepat sebagai sebutan bagi mereka yang memiliki karakter utama yang disebutkan oleh Allah SWT dalam surat Al-Baqoroh ayat 1 - 5.Yakni beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat, berinfak, beriman pada Al-Quran dan kitab sebelumnya, yakin pada hari akhir. Dan ayat 177 sebagai beriman pada Allah SWT, beriman pada hari akhir, beriman pada malaikat, beriman pada kitab-kitab Allah SWT, beriman pada para nabi, memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, kepada yatim, kepada fakir miskin, pada ibnu sabil, pada peminta-minta, membebaskan budak, mendirikan shalat, menunaikan zakat, menepati janji bila berjanji, bersabar dalam kesusahan, penderitaan dan dalam keadaan perang. 


Jika karakteristik di atas seseorang pertahankan hingga napas terakhirnya, mati dalam keadaan demikian saat itulah sebutan taqwa disandangkan padanya. Dengan kata lain mati dalam iman. Jika sebaliknya mati dalam keadaan tidak iman atau kufur maka semua karakteristik itu tidak berguna baginya. 


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


.... وَمَنْ يَّرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِيْـنِهٖ فَيَمُتْ وَهُوَ کَافِرٌ فَاُ ولٰٓئِكَ حَبِطَتْ اَعْمَا لُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَا لْاٰ خِرَةِ ۚ وَاُ ولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ النَّا رِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ


" ....Barang siapa murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 217)


Permasalah besarnya, "Mampukah kita pertahankan karakteristik itu pasca ramadhan hingga ajal kita sedangkan iblis tak pernah henti menggoda, membisikan, menjerumuskan, menipu dengan langkah-langkahnya yang halus."


Jawabannya sejauh mana dan sekuat apa upaya kita mempertahankan karakteristik itu dengan segenap harta dan jiwa berjuang di sisa umur. Iblis tidak akan pernah cape sampai akhir jaman menghalangi manusia dari jalan Allah yang lurus. Dia akan datang dari depan, belakang, kanan dan kiri. Dia tegaskan pada Allah bahwa kebanyakan manusia tidak akan bersyukur. Tentang hal ini, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


قَا لَ فَبِمَاۤ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَ قْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَا طَكَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ 

"(Iblis) menjawab, Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,"

(QS. Al-A'raf 7: Ayat 16)


Ayat 17 nya:


ثُمَّ لَاٰ تِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَا نِهِمْ وَعَنْ شَمَآئِلِهِمْ ۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ

"kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur."

(QS. Al-A'raf 7: Ayat 17)


Penting bagi kita mengetahui sebenar-benarnya siapakah yang sungguh-sungguh mampu mempertahankan karakteristik muttaqin sebagaimana disebutkan di atas. Dan ketahuilah siapa dia, yakni mereka yang benar-benar ikhlas menjalankan segala ibadah hanya karena Allah SWT. Dalam hal ini Iblis jujur menegaskan bahwa dia tidak akan mampu menjerumuskan manusia yang memiliki keikhlasan sejati dalam ibadah yakni hanya karena Allah SWT semata. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


قَا لَ فَبِعِزَّتِكَ لَاُ غْوِيَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَ ۙ 

اِلَّا عِبَا دَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ

"(Iblis) menjawab, Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,"

"kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka."

(QS. Sad 38: Ayat 82-83)


 Kata mukhlasin الْمُخْلَصِيْنَ diterjemahkan "yang terpilih" atau "orang-orang yang ikhlas".


Jadi untuk mengamankan apa yang kita raih selama ibadah ramadhan melalui puasa di siang hari seiring dengannya selalu berdzikir dan bershodaqoh, malamnya melalui tarawih dan tadarus Al-Quran, kita patut bersyukur dengan cara mepertahankan keikhlasan itu dalam beribadah kepada Allah SWT. Jangan pernah ada kesyirikan sekali dan sekecil apapun. Janganlah memberi atau menolong seseorang karena ingin dipuji orang lain atau berharap balasan dari orang lain. Janganlah beribadah apapun karena ingin pujian manusia. 


Keilmuan yang didapat di fakultas ramadhan ini adalah kesadaran bahwa kita ini ciptaan Allah SWT maka sepantasnya kita hanya menyembah Allah Al-Jalaluh. Orang bilang ini adalah keshalehan spiritual. Keilmuan lainnya yang diperoleh dari fakultas ramadhan ini adalah kesadaran bahwa kita harus selalu memikirkan dan membantu orang-orang lemah seperti yatim, para fakir dan miskin, korban-korban bencana dan kaum dhuafa lainnya. Orang bilang ini adalah keshalehan sosial. 


Waktunya bagi kita menghadirkan Allah dalam segala kegiatan. Salah satunya adalah di rumah orang miskin apalagi penghuninya sedang sakit, di sana ada Allah. Kalo kita tidak menolong orang miskin berarti kita melupakan Allah karena Allah ada di situ sedang kita tidak menjenguknya untuk membantu yang sakit. 


Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam, Nanti Allah Ta’ala berfirman di hari Kiamat:


« يَا ابْنَ آدَمَ مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي . قَالَ : يَارَبِّ ،كَيْفَ أَعُودُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَاعَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ ، وَلَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِي عِنْدَهُ ؟ وَيَقُولُ : يَا ابْنَ آدَمَ ، اسْتَطْعَمْتُكَ فَلَمْ تُطْعِمْنِي . فَيَقُولُ : كَيْفَ أُطْعِمُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا اسْتَطْعَمَكَ فَلَمْ تُطْعِمْهُ ، أَمَاعَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ أَطْعَمْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي ؟ وَيَقُولُ : يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تَسْقِنِي . فَيَقُولُ : أَيْ رَبِّ ، وَكَيْفَ أَسْقِيكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَاعَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا اسْتَسْقَاكَ فَلَمْ تَسْقِهِ ، وَلَوْ سَقَيْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي ؟ » .

Hai anak Adam, Aku telah sakit, tetapi engkau tidak menjenguk-Ku. Orang itu bertanya: Wahai Tuhan, bagaimana cara saya menjenguk-Mu, sedangkan Engkau Tuhan penguasa alam semesta? Allah menjawab: Apakah engkau tidak mengetahui bahwa seorang hamba-Ku bernama Fulan sedang sakit tetapi engkau tidak mau menjenguknya. Sekiranya engkau mau menjenguknya, pasti engkau dapati Aku di sisinya.


Orang yang berhasil dalam beribadah nya adalah orang yang memiliki keshalehan spiritual dan keshalehan sosial sepanjang hayatnya. 


Semoga bermanfaat, Wallahu 'alamu bishshowab


Sugiri

Dosen: ibadah, akhlak dan mu'amalah

Universitas Muhammadiyah Bogor Raya


Sumber:

1. Kutipan Al-Qur'an Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com

2. https://www.suaramuhammadiyah.id/ 2017/08/07/allah-bersama-orang-sakit

Meneguhkan dan Mewujudkan Tujuan Shaum

 *Meneguhkan dan Mewujudkan Tujuan Shaum*

Oleh Sugiri


Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarakaatuh


Kaum mu'miniina walmu'minat rohimakumullah


Segala puji hanya milik Allah SWT, atas kesempatan tahun ini yang Ia berikan pada ummat Islam untuk menunaikan ibadah shaum. Kesempatan untuk kembali meneguhkan siapa yang beriman dan mengukuhkan ketaqwaan. Untuk itu mari kita syukuri dengan cara mempertahankan karakteristik ketaqwaan itu dalam kehidupan nyata. 


Sholawat, salam dan keberkahan semoga senantiasa tercurah pada suri tauladan terbaik, Rosulullah Muhammad SAW, atas risalah perjuangannya membawa ummat manusia ke cahaya tauhid, yakni hanya mengesakan Allah SWT rabbul izzati waljalalah


Ya ikhwani fiddin, ketahuilah bahwa tujuan ibadah shaum tak terputus dari tujuan penciptaan manusia, yakni bahwa manusia diciptakan agar hanya beribadah kepada Allah SWT sebagaimana firman-Nya dalam surat Adz-Dzariat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ


“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56) 


Untuk itu Allah SWT sertakan kitab Al-Quran dan hikmah sebagai pedoman atau petunjuk bagaimana cara pelaksanaan ibadah itu yang diberi nama dinnul Islam. Kini kita mengenal 2 macam ibadah, yakni ibadah mahdhoh (khusus) dan ibadah ghoiro mahdhoh (tidak khusus) . Islam mengatur bagaimana berinteraksi secara vertikal kepada Allah dengan ibadah mahdhoh dan secara horizontal kepada sesama manusia dengan ibadah ghoiro mahdhoh. Yang terakhir ini yakni ibadah ghoiro mahdhoh disebut juga muamalah--mengatur bagaimana aktivitas ekonomi, budaya, politik di antara manusia. 


Perlu kita tanyakan untuk apa ibadah-ibadah itu. Allah menegaskan tujuan ibadah itu dengan perintah beribadah kepada-Nya dengan menyertakan alasan bahwa Dialah yang menciptakan manusia. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَا لَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ 

"Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 21)


Dari ayat di atas Allah menyatakan bahwa tujuan ibadah itu adalah agar bertaqwa لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ . 


Puasa adalah salah satu ibadah mahdhoh. Allah tegaskan bahwa tujuan puasa adalah لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ yakni agar bertaqwa sebagaimana firman-Nya:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ 

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,"

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183)


Menarik untuk dicamkan tentang kata taqwa. Apakah ia gelar strata 1, strata 2 atau strata 3 atau apa? Kapan status taqwa di sematkan pada pelaku puasa? Apakah jaminan masuk surga begitu berakhir ramadhan sedang kita tak berbuat apa-apa sampai ajal tiba? Berbahaya atau tidak pasca ramadhan, kita tidak berbuat kebajikan karena merasa telah bertaqwa? 


Kata taqwa bukanlah gelar sebagaimana bila seseorang telah menyelesaikan rangkaian tugas pada S1, S2 atau S3 dengan sarjana S.Pd., M.Pd., S.E., M.Sc., M.Si., Lc., MA., PhD., atau Dr. 


Kata taqwa lebih tepat sebagai sebutan bagi mereka yang memiliki karakter utama yang disebutkan oleh Allah SWT dalam surat Al-Baqoroh ayat 1 - 5.Yakni beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat, berinfak, beriman pada Al-Quran dan kitab sebelumnya, yakin pada hari akhir. Dan ayat 177 sebagai beriman pada Allah SWT, beriman pada hari akhir, beriman pada malaikat, beriman pada kitab-kitab Allah SWT, beriman pada para nabi, memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, kepada yatim, kepada fakir miskin, pada ibnu sabil, pada peminta-minta, membebaskan budak, mendirikan shalat, menunaikan zakat, menepati janji bila berjanji, bersabar dalam kesusahan, penderitaan dan dalam keadaan perang. 


Jika karakteristik di atas seseorang pertahankan hingga napas terakhirnya, mati dalam keadaan demikian saat itulah sebutan taqwa disandangkan padanya. Dengan kata lain mati dalam iman. Jika sebaliknya mati dalam keadaan tidak iman atau kufur maka semua karakteristik itu tidak berguna baginya. 


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


.... وَمَنْ يَّرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِيْـنِهٖ فَيَمُتْ وَهُوَ کَافِرٌ فَاُ ولٰٓئِكَ حَبِطَتْ اَعْمَا لُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَا لْاٰ خِرَةِ ۚ وَاُ ولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ النَّا رِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ


" ....Barang siapa murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 217)


Permasalah besarnya, "Mampukah kita pertahankan karakteristik itu pasca ramadhan hingga ajal kita sedangkan iblis tak pernah henti menggoda, membisikan, menjerumuskan, menipu dengan langkah-langkahnya yang halus."


Jawabannya sejauh mana dan sekuat apa upaya kita mempertahankan karakteristik itu dengan segenap harta dan jiwa berjuang di sisa umur. Iblis tidak akan pernah cape sampai akhir jaman menghalangi manusia dari jalan Allah yang lurus. Dia akan datang dari depan, belakang, kanan dan kiri. Dia tegaskan pada Allah bahwa kebanyakan manusia tidak akan bersyukur. Tentang hal ini, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


قَا لَ فَبِمَاۤ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَ قْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَا طَكَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ 

"(Iblis) menjawab, Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,"

(QS. Al-A'raf 7: Ayat 16)


Ayat 17 nya:


ثُمَّ لَاٰ تِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَا نِهِمْ وَعَنْ شَمَآئِلِهِمْ ۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ

"kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur."

(QS. Al-A'raf 7: Ayat 17)


Penting bagi kita mengetahui sebenar-benarnya siapakah yang sungguh-sungguh mampu mempertahankan karakteristik muttaqin sebagaimana disebutkan di atas. Dan ketahuilah siapa dia, yakni mereka yang benar-benar ikhlas menjalankan segala ibadah hanya karena Allah SWT. Dalam hal ini Iblis jujur menegaskan bahwa dia tidak akan mampu menjerumuskan manusia yang memiliki keikhlasan sejati dalam ibadah yakni hanya karena Allah SWT semata. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


قَا لَ فَبِعِزَّتِكَ لَاُ غْوِيَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَ ۙ 

اِلَّا عِبَا دَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ

"(Iblis) menjawab, Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,"

"kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka."

(QS. Sad 38: Ayat 82-83)


 Kata mukhlasin الْمُخْلَصِيْنَ diterjemahkan "yang terpilih" atau "orang-orang yang ikhlas".


Jadi untuk mengamankan apa yang kita raih selama ibadah ramadhan melalui puasa di siang hari seiring dengannya selalu berdzikir dan bershodaqoh, malamnya melalui tarawih dan tadarus Al-Quran, kita patut bersyukur dengan cara mepertahankan keikhlasan itu dalam beribadah kepada Allah SWT. Jangan pernah ada kesyirikan sekali dan sekecil apapun. Janganlah memberi atau menolong seseorang karena ingin dipuji orang lain atau berharap balasan dari orang lain. Janganlah beribadah apapun karena ingin pujian manusia. 


Keilmuan yang didapat dari kegiatan tadarus ramadhan ini adalah kesadaran bahwa kita ini ciptaan Allah SWT maka sepantasnya kita hanya menyembah Allah Al-Jalaluh. Orang bilang ini adalah keshalehan spiritual. Keilmuan lainnya yang diperoleh adalah kesadaran bahwa kita harus selalu memikirkan dan membantu orang-orang lemah seperti yatim, para fakir dan miskin, korban-korban bencana dan kaum dhuafa lainnya. Orang bilang ini adalah keshalehan sosial. 


Waktunya bagi kita menghadirkan Allah dalam segala kegiatan. Salah satunya adalah di rumah orang miskin apalagi penghuninya sedang sakit, di sana ada Allah. Kalo kita tidak menolong orang miskin berarti kita melupakan Allah karena Allah ada di situ sedang kita tidak menjenguknya untuk membantu yang sakit. 


Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam, Nanti Allah Ta’ala berfirman di hari Kiamat:


« يَا ابْنَ آدَمَ مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي . قَالَ : يَارَبِّ ،كَيْفَ أَعُودُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَاعَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ ، وَلَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِي عِنْدَهُ ؟ وَيَقُولُ : يَا ابْنَ آدَمَ ، اسْتَطْعَمْتُكَ فَلَمْ تُطْعِمْنِي . فَيَقُولُ : كَيْفَ أُطْعِمُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا اسْتَطْعَمَكَ فَلَمْ تُطْعِمْهُ ، أَمَاعَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ أَطْعَمْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي ؟ وَيَقُولُ : يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تَسْقِنِي . فَيَقُولُ : أَيْ رَبِّ ، وَكَيْفَ أَسْقِيكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَاعَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا اسْتَسْقَاكَ فَلَمْ تَسْقِهِ ، وَلَوْ سَقَيْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي ؟ » .

Hai anak Adam, Aku telah sakit, tetapi engkau tidak menjenguk-Ku. Orang itu bertanya: Wahai Tuhan, bagaimana cara saya menjenguk-Mu, sedangkan Engkau Tuhan penguasa alam semesta? Allah menjawab: Apakah engkau tidak mengetahui bahwa seorang hamba-Ku bernama Fulan sedang sakit tetapi engkau tidak mau menjenguknya. Sekiranya engkau mau menjenguknya, pasti engkau dapati Aku di sisinya.


Orang yang berhasil dalam beribadah nya adalah orang yang memiliki keshalehan spiritual sekaligus keshalehan sosial sepanjang hayatnya. 


Semoga bermanfaat, Wallahu 'alamu bishshowab


Kami sekeluarga menyampaikan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1445 H


*Taqabbalallaahu minnaa wa minkum Taqabbal yaa kariim*

*Baarakallaahu Fiikum*


Mohon maaf lahir & batin

Sugiri&Keluarga

Jumat, 29 Maret 2024

ONLINE DAN OFFLINE IMAN

🌹ONLINE DAN OFFLINE IMAN🌹


🌿

O nline bermakna terhubung

N amun offline kebalikannya

L alu apa hubungannya dengan iman

I man adalah keyakinan akan kebenaran

N ilai kejiwaan ketika ia terhubung pada

E ntitas ketuhanan


🍁

O nline berarti terhubung pada

F itrah kesaksian ruh bahwa Allah adalah rab

F itrah penciptaan manusia yang selaras

L urus mengikuti jalan kebenaran Tuhan

I tulah saat-saat iman terhubung

N amun sifat iman fluktuatif

E nerginya tergantung pada pemilik hati


☘️

I man harus dijaga agar tetap on

M engikuti kehendak Tuhan

A gar keaslian fitrah tetap murni dan bersih

N orma ketuhanan terus terhubung atas aktivitas keimanan


Sugiri

Cisarua, 23 Juli 2019

HORE KITA MASUK DULUAN

 🌹*HORE KITA MASUK DULUAN*🌹


🎀❤️

H ari itu saat masuk taman bahagia

O rang-orang yang begitu banyak antri 

R asakan kegembiraan yang tak lama lagi

E lit-elit ahli penghuni taman sudah duluan

🎀❤️

K etika di pintu masuk ada pemeriksaan

I tulah saat bahagia bagi orang-orang miskin

T idak alami pemeriksaan yang lama

A ntri sebentar mereka pun masuk ke taman

🎀🌹

M ereka masuk duluan karena sedikit harta

A dalah di dunia mereka memang tak kaya

S elalu bersyukur walau dalam kekurangan

U sahanya tidak melalaikannya dari ibadah

K esabarannya menjadi kunci utama

🎀🌹

D alam pemeriksaan tak banyak ditanya

U ntuk apa hartanya dibelanjakan

L alu dari mana dan bagaimana mendapatkannya

U sah menunggu lama diperiksa

A ntrian pun sebentar lalu masuklah

N ah asikkan, jadi orang miskin masuk duluan


Sugiri

Cibadak, 31 Juli 2019

TELAT SHALAT, TELAT SEGALA URUSAN

 *TELAT SHALAT, TELAT SEGALA URUSAN*


T elat makan akan membahayakan badan

E h telat tidur ya telat bangun mengejar rizki

L alu bila telat berangkat bisa telat masuk kerja

A nda akan mendapat teguran dari majikanmu

T ahukah Anda ada telat yang paling berbahaya?


S uatu hari rosul memperhatikan sahabat

H ari itu diketahuinya ada sahabat telat shalat 

A pa yang rosul sabdakan adalah ancaman

L alu dikatakannya ancaman jika telat shalat 

A llah azza wajalla akan membuatnya jadi telat

T elat yang tak disebutkan secara khusus


T elat dalam hadits itu bermakna luas artinya 

E ngkau telat shalat, Allah telatkan segala urusan

L ihat ancaman ini begitu mengerikan bagi kita

A llah akan menjadikan segala sesuatunya telat

T erhadap orang yang suka telat lakukan shalat 


S audaraku jangan terpesona orang lain 

E ngkau lihat banyak orang tidak shalat

G ajinya besar mengalir deras tiap harinya

A dalah ini lain lagi topiknya dgn yang di atas

L alu apa maksudnya dengan ini semua?

A llah hendak berikan bagiannya hanya di dunia


U rusan mukmin adalah shalat yang utama 

R asakan kedamaian dan ketenangan jiwa

U rusan dunia memang sangat diperlukan 

S udah seharusnya mencari rezeki yang halal

A was jika sudah utamakan urusan dunia

N ikmatnya tidak seberapa dibanding surga-Nya


Sugiri

Sabtu Damai, 16 September 2023

Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Kemudian melanjutkan,

لا يَزَالُ قَوْمٌ يَتَأَخَّرُونَ حَتَّى يُؤَخِّرَهُمْ اللَّهُ

“Suatu kaum masih saja bersikap lambat (dalam ketaatan kepada Allah -pent) sehingga Allah akan memperlambat mereka (dari rahmat-Nya).” (HR. Muslim)


Foto diambil dari: https://umsb.ac.id/berita/index/1048-pentingnya-tuma-ninah-dalam-shalat

MEMBUKTIKAN CINTA PADA RASUL

 *MEMBUKTIKAN CINTA PADA RASUL*


M enarik membahas hidup dengan cinta

E ntah siapa yang tak tertarik dengan cinta

M embahas cinta adalah mengenai siapa dicinta

B agaimana membuktikan cinta padanya

U ntuk itulah kurangkai kata melukis makna

T api bukalah dulu mata hati agar melihat fakta

I ndahnya makna cinta yang sesungguhnya

K etika rasul yang dicinta dan didamba

A nda harus tahu dulu apa peran dirinya

N ilai apa yang hendak diberikan darinya


C inta rasul tak sekedar seremonial belaka

I ngat peran dia adalah model pribadi sempurna 

N ilainya terletak pada akhlak yang mulia

T entu yang mengidola harus juga mulia

A nggun berkata dan sopan kala berkerja


P un sang idola taat beragama, sayang keluarga

A nda pun berbuat yang sama dan jangan beda

D alam cara hidup sejak tidur, beribadah, bekerja

A nda tiru segala yang dia teladankan pada kita


R asul adalah role model pemberi teladan terbaik

A gungkanlah namanya, teladani cara hidupnya 

S ehingga itulah bukti cinta pada rasul tercinta

U tamakan tidak menyelisihi cara ibadahnya

L alu Anda dapat dikata pecinta rasul sebenarnya 


Sugiri

RSUI lantai 11

Depok, 28 September 2023

PUBLIC RELATION AND SPEAKING

 *PUBLIC RELATION AND SPEAKING*


P ernahkah Anda berpikir

U ntuk apa humas dan MC

B agai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan

L iterasi mengatakan keduanya suatu yang padu

I ngat bahwa humas dan MC itu sangat penting

C eritakan informasi agar satu persepsi dalam narasi


R encana yang matang mencapai tujuan

E liminasi mispersepsi dengan peran humas

L antas terjadi satu kesamaan pandangan

A gar langkah demi langkah tepat pada relnya

T erarahlah kegiatan mencapai sukses organisasi

I tulah peran penting humas dan MC

O rganisasi berjalan biar tujuanpun tercapai

N ikmat sangat terasa bila sudah berjuang


S upaya peran humas dan MC tetap efektif

P erlu sekali bimtek diberikan sesering mungkin

E ntah sebulan sekali atau triwulan sekali

A da saja sih masalah yang kita temui

K arenanya kita belajar bagaimana cara menghadapi

I tulah pesan yang hendak aku kedepankan

N amun jangan lupa pada Tuhan YME

G irah terpelihara, organisasi jaya maju perkasa


Sugar Ry

Nanggung, 18 November 2023

Ditulis dalam rangka menjalankan fungsi Humas dan MC yakni menjadi saksi kunci pernikahan Teman dalam organisasi.

MILAD 111 MUHAMMADIYAH

 *MILAD 111 MUHAMMADIYAH*


M enakar kiprah Muhammadiyah sungguh berkah

I ni bukti Muhammadiyah memang untuk ummah

L intasan jejak amal terrekam melintasi sejarah

A da dinamika upaya menyelamatkan semesta

D alam balutan dakwah bilhikmah walmauidhoh


I ni fakta tak terbantahkan dalam goresan tinta

I ni bukti Muhammadiyah rahmatan bagi semesta

Ini pula bekal yang bisa menyelamatkan Aqidah


M uhammadiyah tak luput dari hempasan badai sejarah

U ntuk itu pimpinan jaga Marwah dengan akhlak

H empasan itu meneguhkan jiwa tangguh

A gar terlihat sekuat apa niat ikhlash pada-Nya

M uhammadiyah tetap tegar dan tak jatuh 

M uhammadiyah terus berkiprah tetap utuh

A langkah beruntung anggotanya merengkuh

D alam upaya menggapai mardhotillah

I tu point inti mengapa Muhammadiyah maju

Y ang Maha Kuasa ridho dan beri solusi

A ndai itu telah hilang dalam jiwa Muhammadiyah

H ari ini milad ke 111 tak mungkin berdiri tegar


Sugar Ry

Nanggung, 18 November 2023

Ditulis dalam rangka menjalankan dakwah komunitas sehingga tak hadir dalam apel milad ke 111 di Alun-alun Leuwiliang.

Lagi hadiri dan jadi saksi pernikahan kawan dalam komunitas, semoga berkah, aamiin.


*Selamat dan sukses Milad Muhammadiyah ke 111*

ALBIRRU SESUNGGUHNYA ORANG TAQWA

 🌷*ALBIRRU SESUNGGUHNYA ORANG TAQWA*🌷


☔☔☔

A lbirru tahukah Anda apa albirru itu

L antas apa itu albirru yang sesungguhnya 

B iar tahu semuanya apa itu albirru

I ni kata dalam Qur'an merujuk pada kebajikan

R uang atau daratan maha luas seluas rasa

R uang dimana berkumpul semua kebajikan

U ntuk itu Allah gambarkan maksud kebajikan itu


💐💐💐

S esungguhnya bila seseorang bertakwa

E ntah dimana pun dia berada

S ejatinya dia akan selalu melakukan kebaikan

U sahanya selalu menebar bahagia bagi semua

N ilai iman yang terpatri di dada jadi ciri utama

G iat dan selalu memberi harta yang dicinta 

G una membuat yang butuh jadi tetap ceria

U ntuk itu pula dia bebaskan orang dari sengsara

H ari-hari tak luput sekalipun dari shalat

N ikmat harta tak lalaikan untuk zakat dan infak

Y a dia berikan hak-haknya orang-orang papa

A mat takutnya dia bila ada janji tak ditepati


🌅🌅🌅

T entu dia adalah orang penyabar juga

A tas kesusahan yang dia rasakan

K etika juga penderitaan menerpa raga dan jiwa

W alau juga dalam kondisi perang merajalela

A lbirru karenanya terpatri kuat pada dirinya


Sugiri☀️

Materi kultum tarawih 29 Maret 2024, masjid An-Nawawi Cibadak Kampus 2 Umbara

Sumber surat Al-Baqarah ayat 177

Rabu, 13 Maret 2024

TERKENANG INDAH

 TERKENANG INDAH


T atkala waktu melingkup

E ngkau hadir terasa cukup

R iangnya suasana terhirup

K enangan itu terdengar sayup

E ngkau bak bunga takan kuncup

N yaris senantiasa hidup

A ndaikan waktu tak juga tutup

N ikmatnya bersamamu pun selalu hidup

G ak tahu kapan kenangan ini terkatup


I ndahnya saat itu seakan dunia milik berdua

N ikmat disampingnya terasa begitu raya

D an yang membuatku bahagia

A lur hidup ini lurus tiada jeda

H ingga kutersadar ini ternyata sementara


Ciptaan: Sugiri 

JADI PENASARAN

 JADI PENASARAN


J adi penasaran

A pakah ia menaruh hati pada diriku?

D ebar jantungku kencang terpicu

I tulah saat ku bertatap dengannya


P ernah kucoba memancing kata

E ntah apa ia tak dengar atau simpan rahasia

N amun bila ia menatap

A rus pancaran matanya mengiya

S empurnakan irama raga selaras sukma

A ntarkan rasaku ke puncak asmara

R aut mukanya pun menggenapkan curiga

A ku jadi penasaran

N amun kata tak terucap saat ku berbincang dengannya


Karya sugiri sugi

Sabtu, 09 Maret 2024

KITA INI BUKAN KERA

 *KITA INI BUKAN KERA*


Untuk apa kita hidup kalau hanya sekedar hidup

Karena kera saja hidup.


Untuk apa kita bekerja kalau hanya sekedar bekerja karena kera saja bekerja.


Mau maju? Hidup dan bekerjalah di atas rata-rata orang lain hidup dan bekerja.

Mau berhasil? Berpikirlah dengan cara di atas rata-rata orang lain berpikir.


Takut masalah? Ingat masalah adalah harta kita. Masalah adalah energi yang mendorong kita untuk maju dan berhasil. Masalah adalah senjata kita untuk membidik keberhasilan dan kemajuan.


Tiada kemudahan tanpa masalah. Kemudahan datang setelah kesulitan (baca masalah). Tapi sebenarnya bersamaan dengan masalah adalah jalan keluar (baca kemudahan).


Berbahagialah dengan adanya masalah karena setelahnya ada kemudahan.


Hidup ini adalah masalah. Masalah ini ada dalam kehidupan. Jadi kita tidak mungkin menghindari masalah. Yang benar adalah kita hidup dan maju karena ada masalah.


Kita ini bukan binatang yang hanya bekerja dengan insting. Tanpa belajar seekor anak ayam dalam waktu beberapa saat sudah bisa berdiri dan jalan setelah selubung telur yang membungkusnya pecah.


Dengan shaum ramadhan, kita dididik menghadapi masalah yakni pengendalian diri. Ada godaan melanggar larangan shaum, makan dan minum serta mencampuri istri di siang hari, godaan untuk menghancurkan nilai/pahala shaum itu sendiri yang jika hanya menahan dari makan dan minum banyak orang mampu.


Jika qudrat fuzur dihilangkan, lalu apa makna ujian dan godaan karena jika fuzur tidak ada pada jiwa, sudah pasti kita semua bisa untuk tidak lakukan dosa. Karena di situlah tantangan yakni menghadapi masalah memilih antara fuzur atau taqwa.


Dengan masalah itulah jika kita berhasil, maka pantas mendapatkan balasan kenikmatan tiada tara. Karena pula tidak akan mungkin ada kesabaran jika masalah hanya sebentar saja kita alami lalu secepat kilat masalah hilang sirna.


Dengan masalah maka tumbuh keberkahan hidup di dunia karena ini waktunya di alam pana.

Ada saatnya nanti masalah terpisah dari tanpa masalah. Nanti di neraka setiap saatnya adalah masalah dan di surga setiap saatnya tanpa masalah. Maka selagi di dunia hadapilah masalah dengan sabar dan shalat agar kelak kita di surga tiada lagi masalah.


Ketika di dunia, masalah adalah bermakna kehidupan. Ada yang sakit gigi, maka muncul profesi dokter gigi, muncul pabrik obat dan alat-alat mengatasi sakit gigi. Ada sakit mata, terbitlah profesi dokter mata, berdirilah manufaktur produksi obat-obat dan alat-alat mengatasi masalah mata. 


Ada masalah doyan makan, tumbuhlah wisata-wisata kuliner. Ada masalah datang bulan, bayi sering pipis, berjamurlah bisnis-bisnis produksi pembalut. 


Tulisan ini tak akan berhenti menyebutkan semua masalah yang ada jika si penulis berumur hingga akhir dunia. Maka silahkan anda yang menyebutkannya sambil tersenyum seraya berkata iya juga ya. Inilah hidup di dunia.


Tingkatan kenikmatan surga saja pasti disesuaikan dengan kualitas calon penghuninya. Tidak mungkin kualitas kenikmatan optimal surga diberikan pada mereka yang tingkat kualitas kesabarannya rendah. Maka pastilah surga demikian akan diberikan kepada mereka yang kualitas kesabarannya yang optimal juga.


Kita berharap dan berdoa semoga tahun ini dengan shaum ini, kita benar-benar siap dan mau menghadapi masalah (baca: ujian dari Allah). Berhasil menghadapinya dan keluar sebagai pemenang. 


Tapi ingat kemenangan itu bukan sesaat bulan ramadhan habis di tanggal 29 atau 30 bulan ramadhan tetapi kemenangan itu adalah di saat sepanjang masa kita meninggal di detik manapun kita mati dalam keadaan taat pada Allah dan rasul-Nya. Mati pada saat kita berada pada puncak kebermanfaat diri kita bagi sesama dan lingkungan alam sekitar. Kita tidak menyakiti seseorang pun dan kita tidak membuat kerusakan lingkungan sosial dan lingkungan alam.


Don't say 'Oh God, I have a big problem.'


But please say 'Hi Big Problems, I have a great God, Allah SWT.'


Selamat menjalankan ibadah shaum 1445H


TTD

Sugiri

Peserta Reuni Semesta di Akhirat In syaallah tempat Reuninya di Surga. Mari kita berusaha mengumpulkan biayanya hanya DUIIIIT SAJUTA

D oa

U saha

I man

I ttiba'

I khlash

I stiqomah

T awakal


Sa bar

Ju jur

Ta kwa

Jumat, 08 Maret 2024

UPLOAD SYUKUR DOWNLOAD BERKAH

UPLOAD SYUKUR DOWNLOAD BERKAH


U nggahlah pujian dan syukur

P ujian bagi Tuhan pemberi kenikmatan

L alu bersyukur atas segala anugerah

O bat penawar yang membuat ketenangan

A dalah pujian hanya milik-Nya

D an karenanya unggahlah pujian pada-Nya


S yukur berterima kasih atas semua nikmat

Y ang jumlahnya tak akan mampu kita hitung

U nggah berarti meningkatkan atau memuat

K ondisi keimanan ke level lebih tinggi

U nggah dan unggahlah hingga datang ajal

R asakanlah nuansa nikmatnya kesyukuran


D atang waktunya berkah pun turun dari langit

O lahan makanan pun tumbuh banyak darinya

W aktunya menikmati buah kesyukuran

N ikmat yang turun dari langit berupa hujan

L alu dengannya tumbuh beragam tanaman

O lahan makanan dapat dibuat dari panen raya

A dalah semuanya berupa berkah dari-Nya

D atang dari-Nya Yang Maha Bersyukur


B erkah berarti bertambah kebaikan

E levasinya menanjak dan terus menanjak

R uang pun dipenuhi udara kenikmatan

K etika suasana diliputi kebaikan dan kebaikan

A nda dapat rasakan buah kesyukuran

H idup dengan aturan-Nya yakni Dinul Islam


Sugiri

Cisarua, Hotel Rizen Premiere, 24 Juli 2019

Bimtek KTI 22-24 Juli 2019 Disdik Kab Bogor

Syukuri Yang Ada

https://www.facebook.com/share/v/72Pap1YG36cNKpub/?mibextid=oFDknk

KEUTAMAAN SHAUM RAMADHAN

 KEUTAMAAN SHAUM RAMADHAN


K alau engkau mencari mustika

E ngkau temuilah ramadhan

U sah banyak pikir apalagi kufur

T entu ramadhan sudah pasti keutamaannya

A llah berfirman shaum itu untuknya

M aka Dialah yang membalasnya

A llah berfirman tentang bau mulut yang shaum

A dalah lebih harum dari harumnya kasturi disisi-Nya

N amun tetap jaga bau mulut di sisi teman-temannya


S ifat manusia adalah tempat salah dan lupa

H ari-hari shaum jadi media hapusnya dosa

A papun dosa yang telah manusia lakukan

U ntuk itu mari kita jangan lewatkan

M anisnya shaum dengan dua kegembiraan


R asa gembira saat berbuka dan

A da yang lain yakni saat bertemu Tuhan

M elalui shaum kaum beriman diseru

A mbil bagian semarakkan siang dan malam

D alam lautan rahmat dan ampunan

H abis shaum diri jadi seperti bayi

A kal pikiran pun sehat benuansa rabbani

N ah itulah keutamaan shaum Ramadhan anugerah ilahi


Karya: Sugiri

Ciampea, 3 Mei 2019

Sabtu, 02 Maret 2024

RINGING OF THE SCHOOL BELL

 RINGING OF THE SCHOOL BELL


Ringing the bell

You touched my dazed heart

The rumbling of your voice is solidly vibrant

We are happy to start learning

Favors of learning until the noon prayer time

Indulge our young souls to be unperturbed

Months after month finally arrived at the exam

You remain present marking the turn

Then we ended the semester period


Impressed our sense of your role even if only the sound

You are hanging to fulfill our struggle

I hope anyone can introspect themselves

By the role of the bell though only one function

See bell resigned to be hit but still serve

What a beautiful thing if human beings want to study

Turn on your roles and functions early on


Created by: sugiri

BERKAH of DIGITAL RECORD TECHNOLOGY (ICT)

 BERKAH of DIGITAL RECORD TECHNOLOGY (ICT)


ICT or (TIK: Indonesia) becomes an indicator of the progress of human civilization. ICT is widely used in various fields of life. In general, this technology is used to collect numeric data, graphics, audio or video to record, process them into information, and then save them or to take them back in a very useful form (ready to use) after that information is distributed to various parties. In case even this ICT s used as a medium of communication that is transferring the information from the communicator to communicant in the hopes of commonality of views between resources (communicator) and target delivery of information ( communicant ).


Subhanalloh, we praise Allah and purify HIM who has facilitated the advancement of ICT so we can administer the records (record) of important and valuable information both in "hard copy" or "soft copy".


We think that a man can take notes or record audio-video events that can be seen by the people who lived then. It is a devastating recording miniature. It is unimaginable what and how technology that belongs to Allah SWT being used by the angels, Atid and Rokid that register or record the attitudes and our behavior. All said and human behavior as much as any human would not be spared from the on-line recording of all time. The tape will be given to each of us. While most memoirs bad because our behavior is bad, the records will be given to us on the left hand. And vice versa if the notes are mostly fine, he will be given to our right hand.


This paper may come to our attention that we have to always say and behave well because we are digitally connected with ICT that has been created by Allah SWT.


Including this let us not use “facebook” just to complain and complain much less insulting or stating negative things. Take a look our complain itself was noted in our facebook account. How do we remove it!


ICT progress is a blessing for us so that we can communicate digitally between us and that we are aware that we are not immune from the record that belongs to Allah SWT’s ICT.


May be useful.

Sugiri Sugi

THE SPIRIT OF NUZUL AL-QURAN

 THE SPIRIT OF NUZUL AL-QURAN


T he time before revelation

H e (Muhammad) was not nothing

E nding his bachelor he got married with Siti Khodijah


S he (his wife) gave a birth to their first daughter

P art of his family who was named Fatimah

I n this case there were not many historical notes telling his life before becoming rasul

R etelling how his true life acuratelly at that time

I n Qur'an, there is the only ayah that tells it

T he only ayahs, 6-8 surah ad-Dhuha are considered to be the ones

 

O f this ayah (6), "Did He not find you an orphan, and shelter you?

F or (7), Did He not find you astray, and guide you? (8) Did He not find you needy, and enrich you


N ice to know the revelation down changed his life even human life

U ndeniable that divine spirit he got in Hira cafe made him confident

Z one of Islam then enlarge by his dakwah

U ndeniable that it started from Madinah

L ocation that became a nation of city


A t last after 10 years he could build the world Civilization

L ocation at that time was jahiliyah with many tribe war

Q ur'an as the revelation of God was implemented

U nification of many tribes was fully done

R ange of Arab Kingdom then reached Spain ini west

A nd ini the east reached Himalaya

N ote that all successes could happen because of Qur'an, the Islamic religion


Created by: Sugiri

Source: Suhardin's forwards, 27 Mei 2019

LOVELY MOMENT

 LOVELY MOMENT


L et me tell you how

O h my dear I miss you now

V ote to tell an arrow bow

E nlight my soul from something low

L ike a bee flying on a medow

Y ach my love is only for you though below


M iss to kiss is likely still row

O h dear when I could be with you to grow

M iss to wish I hope a tie with law

E ven you still far from me now

N o, nothing that could hit my love to be low

T his is how I love you from nothing to real grow


Created by: sugiri sugi

FRIEND IN NEED IS FRIEND INDEED

 FRIEND IN NEED IS FRIEND INDEED


F ine to be a friend in need

R esponsible whenever he's needed

I ndeed he can give goods without invited

E xactly right when best friends ask for help

N o matter what time it should be held

D oes it mean he's a truely friend?


I n my opinion it's yes

N ow, who's between us it means?


N obody want to be stuck in everything

E verybody dreams no matter in their lifes

E verybody desires good things 

D o you have an interest to help?


F or that we have to know what we are for

R aise out friends' happiness more and more

I ncrease their honour

E nlighten when they fall down to continuous sin

N ice to always pray for their safe as well

D o not hurt their heart to let them comfortable


I ndeed we ourselves need others for help

N one of us wish to be in hell

D oes one of us hope to get so?

E very of us of course doesn't hope so

E every of us indeed need help, yes or no?

D oes everyone agree? I think so


Created by Sugiri

On the way home, 16 Mei 2019

FACEBOOK YES GOOD

 FACEBOOK YES GOOD


F ace by face are pasted preceding a text

A rranged up and down telling a context

C eer and sad being stated as the writer's taste

E nclosed by pictures expressing recent case

B efore this people send just a text

O h facebook, you connect many feeling

Of the deeply heart many can state something

K nowing what other men feel anything


Y ach wherever I can do the same

E ach of us have gone and came

S urely just to address not only dame


Get many old friends just by game

O h old friends now I have came

O h old friends now I remember your name

D on't close your cell-phone let's play the game


Created by: sugiri

MORNING SUN

 MORNING SUN


M orning begins day

O f the sun shine we can stay

R ide the life we can't delay

N one can stop till our God say

Insight from Him leads us to the right way

Nice path to make us okay

God always bless us when truth is taken away


S unshine keeps everything remain with the function

U ntill the end of the world is over with explotion

N one of us can escape from His law of execution


Created by: sugiri sugi

#J_H

TRUELY HAPPY LOVE

 TRUELY HAPPY LOVE


T o everyone when falling in love

R aise your hope that it would come true

U ntill light enlighten the way to get through

E verything will be ok if you are sure to

L oad full spirit to make you blue

Y es, this is the way to step up on you


H ope to hope, don't miss them

A nytime you will know it could come then

P erfect your intent due to God 

P erfect your effort to do the best

Y es, God know who's always on His path


L ove from God is the true love

O ut of it is not worth to hold on

V ote even can't change the state

E ven you keep crying till dieying


Created by: sugiri sugi

NEVER COMPLAIN TO GOD

 NEVER COMPLAIN TO GOD


Nice man always smiles when whatever happens

Everything happens just to promote him/her

Very early if he/she says complain

Even more if he/she ends his life

Right man will say helo problem  I have the lord


Cause God wishes to test his faith

Of course one should depend his faith

Moreover if he knows god intends

Perfect man has to know what to do

Let himself be happy to what suffer from

And take many advantages from what happen

In every events and every time

Never complain to god but ask for his help


Created by: Sugiri Sugi

November 2019

MERAIH SARJANA ITU TIDAK MUDAH

 

Puisi ini kupersembahkan untuk semua wisudawan
STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR tahun 2019

MERAIH SARJANA ITU TIDAK MUDAH

M eraih mimpi
E ngkau kan banyak hadapi masalah sejak dini
R asakan betapa tak mudah jalani hari-hari
A ndai kau bisa berlari mengejar mimpi
I tupun hanya satu upaya penyemangat hati
H abis itu kau harus tetap sabar meniti

S ampai saatnya nanti di akhir perjuangan
A nugerah Tuhan tak akan salah sasaran
R izki berilmu diberikan pada yang tahan
J alani setiap tahap ujian demi ujian
A da kalanya tak ada uang bayar semesteran
N amun ada kebijakan dari kampus idaman
A khirnya ujian pun diikuti dengan setatus belum bayaran

T idak hanya itu godaan dan ujian kesabaran
I ni betul-betul terjadi saat teman lain berguguran
D ilamar orang sehingga berujung pernikahan
A tau sang pacar ternyata terpincut hati teman
K adang kala tak ada uang untuk makan

M aha kuasa Tuhan pengasih dan perkasa
U paya panjang kini berbuah bahagia bergelora
D alam balutan toga dan bertopi wisuda
A khirnya engkau berhasil berdiri di depan sidang senat terbuka
H ari itu ayah bunda dan handai taulan sangat bangga

Karya : sugiri

TARHIB RAMADHAN PENUH MAKNA

 TARHIB RAMADHAN PENUH MAKNA


T arhib asal katanya rohaba

A rtinya lapang dada

R asa senang dan tanpa kendala

H atinya luas, tenang dan nyaman

I ni berarti berusaha dengan kesungguhan

B erarti pula keseriusan dengan kesiapan dan rencana


R ohaba jadi tarhibu 

A rtinya upaya melapangkan dan meluaskan hati

M erasa bahagia menerima perintah Allah

A khirnya tarhibu menjadi ucapan marhaban

D i sinilah kita artikan selamat datang

H ari ke hari selalu senang karena tamu telah tiba

A papun yang dimiliki kita berikan padanya

N ah, teman-teman ramadhan telah datang


P ersiapkan iman dan lakukan amalan 

E ngkau senang atas kehadirannya

N iatlah dan berdoa sebagai wujud iman

U ntuk itu kita amalkan ibadah ramadhan

H iasi siang dan malam dengan kebajikan


M arhaban artinya menyambut

A rtinya  Saya senang bertemu kamu

K au telah datang apa yang bisa saya berikan

N ah itulah makna TARHIB menyambut tamu

A ku senang maka aku siap menjamumu.


MARHABAN YA RAMADHAN


Karya: Sugiri

Ciampea, 4 Mei 2019


MARHABAN YA RAMADHAN


M arhaban ya Ramadhan

A ku rindu padamu ya Ramadhan

R asa dan gairahku tak tahan

H ari-hari di dalamnya kukerjakan amalan

A ku rindu Qur'an indah terbacakan

B ulan yang penuh rahmat dan ampunan

A kan kuisi dengan amal kebajikan

N ilai diri ini semoga tercerahkan


Y a Allah, teguhkanlah imanku

A ku takut kesempatan ini berlalu tanpa bertambah imanku


R amadhan ya Ramadhan

A ku rindu saat-saat menjelang buka

M erasakan betapa nikmat saat air membasahi tenggorokan

A ku rindu betapa nikmat saat aku bertemu Tuhan

D i dalam surga-Nya nan indah tiada padanan

H ari ini aku berniat 

A ku akan jalankan ibadah sebaik kemampuan

N ah teman-teman, mari kita syukuri nikmat shaum tuk menggapai Rhido Tuhan.


Karya: Sugiri

Rabu, 1 Mei 2019

Jumat, 01 Maret 2024

SELLY GUSTIAN MAULIDANTI

 SELLY GUSTIAN MAULIDANTI


S elly gadis kecil dulu yang imut

E lok dipandang gemas diajak bicara

L angkah jalannya penuh makna

L ihat kini dia dewasa nampak bersahaja

Y ang memandang pun sangat terpesona


G eliat menapaki jalan hidup

U njuk kesantunan dalam berbincang

S elalu optimis memandang hidup

T awakal setelah berusaha maksimal

I khtiarnya tidak ada kata berhenti

A nak ini kini menyandang gelar sarjana

N ampakkan harapan bundanya tersayang


M atanya memandang ke depan

A lirkan optimisme menggapai impian

U ntuk wujudkan wasiat orang tua

L ambat tapi pasti

I mpiannya segera terjadi

D ia yang dulu tidak dipandang

A khirnya tampil menakjubkan

N amun iapun tetap berhias

T eladani hidup dengan cahaya Islam

I tulah dia Selly Gustian Maulidanti


Sugiri

13 September 2019

Buat putriku yang cantik, Selly