SIAPA DIRI INI?
1.
Umur, Ulang Tahun dan Tujuan Hidup
UMUR,
ULANG TAHUN DAN TUJUAN HIDUP
U mur adalah sarana
hidup
M elalui umur adalah menuju tujuan akhir hidup
U mur hendaknya digunakan hanya untuk tujua hidup
R iak hidup adalah dinamika dalam menggunakan hidup
M elalui umur adalah menuju tujuan akhir hidup
U mur hendaknya digunakan hanya untuk tujua hidup
R iak hidup adalah dinamika dalam menggunakan hidup
U ntuk itulah Allah
ciptakan bilangan tahun
L amanya 365 hari atau 12 bulan per tahun
A kankah Anda rayakan dengan pesta ulang tahun
N amun Anda lupa hakikat akhir masa setahun
G ara-gara pesta ulang tahun jangan sampai rugi bertahun-tahun
L amanya 365 hari atau 12 bulan per tahun
A kankah Anda rayakan dengan pesta ulang tahun
N amun Anda lupa hakikat akhir masa setahun
G ara-gara pesta ulang tahun jangan sampai rugi bertahun-tahun
T aatlah pada yang
menciptakan waktu
A llah rabbul idzdzati tempat bergantung segala sesuatu
H indarilah pesta ulang tahun karena bukan sunnah rasulmu
U sia hanya sekali dan tak dapat diulang walau diminta selalu
N iatkan untuk mempersiapkan akhiratmu dalam menghabiskan waktu
A llah rabbul idzdzati tempat bergantung segala sesuatu
H indarilah pesta ulang tahun karena bukan sunnah rasulmu
U sia hanya sekali dan tak dapat diulang walau diminta selalu
N iatkan untuk mempersiapkan akhiratmu dalam menghabiskan waktu
T ujuan hidup adalah
bertakwa kepada Allah
U ntuk itu Dia berikan usia manusia sebagai sarana ibadah
J angan sampai usiamu habis mengikuti nafsu dholalah
U ntuk itu siaplah setiap saat untuk selalu beribadah
A gar masa-mada hidupmu berakhir husnul khotimah
N antikan hidup di surga yang penuh berkah setelah alam barjah
U ntuk itu Dia berikan usia manusia sebagai sarana ibadah
J angan sampai usiamu habis mengikuti nafsu dholalah
U ntuk itu siaplah setiap saat untuk selalu beribadah
A gar masa-mada hidupmu berakhir husnul khotimah
N antikan hidup di surga yang penuh berkah setelah alam barjah
H idup di dunia ya
hanya untuk sementara
I ngatlah hidup di dunia ini hanya sekali saja
D unia adalah jembatan menuju hidup yang sebenarnya
U ntuk itulah Allah SWT cipatakan surga tempat hidup selamanya
P ada-Nyalah kita harus taat mengikuti syariat-Nya.
I ngatlah hidup di dunia ini hanya sekali saja
D unia adalah jembatan menuju hidup yang sebenarnya
U ntuk itulah Allah SWT cipatakan surga tempat hidup selamanya
P ada-Nyalah kita harus taat mengikuti syariat-Nya.
Karya: sugiri
2.
Cahaya Mata dan Hati
CAHAYA MATA DAN HATI
C ahaya ada dua
yang ke mata dan ke hati
A lam raya dan isinya adalah alam fisik
H anya bisa dilihat jika ada cahaya menyinari
A llah ciptakan cahaya agar mata kepala dapat mengamati
Y ang tidak bisa dilihat mata perlu cahaya hati
A llah turunkan Al-Quran untuk menerangi isi dada ini
A lam raya dan isinya adalah alam fisik
H anya bisa dilihat jika ada cahaya menyinari
A llah ciptakan cahaya agar mata kepala dapat mengamati
Y ang tidak bisa dilihat mata perlu cahaya hati
A llah turunkan Al-Quran untuk menerangi isi dada ini
M enerangi hati
hingga diri kita tahu hakikat hidup sejati
A llah terangi hati agar dapat kembali ke sisi ilahi dengan hati yang suci
T idak akan sesat selamanya jika kita ikuti Al-Quran dan sunnah nabi
A llah sangat sayang pada hamba-Nya yang ikuti cahaya hati ini
A llah terangi hati agar dapat kembali ke sisi ilahi dengan hati yang suci
T idak akan sesat selamanya jika kita ikuti Al-Quran dan sunnah nabi
A llah sangat sayang pada hamba-Nya yang ikuti cahaya hati ini
D i dunia dia
menjaga akhlaknya sesuai petunjuk ilahi
A khirnya di akhirat pun dia selamat dan masuk golongan nabi
N ilai jiwa terhimpun pada insan yang selalu ikuti cahaya hati
A khirnya di akhirat pun dia selamat dan masuk golongan nabi
N ilai jiwa terhimpun pada insan yang selalu ikuti cahaya hati
H ati ya hati
hanya bisa selamat bila mau terima cahaya hati
A langkah beruntung orang yang senantiasa menjaga jiwanya tetap suci
T idak terbawa godaan kenikmatan dunia walau siang malam menghampiri
I nilah perlunya kita mengetahui cahaya mata dan hati
A langkah beruntung orang yang senantiasa menjaga jiwanya tetap suci
T idak terbawa godaan kenikmatan dunia walau siang malam menghampiri
I nilah perlunya kita mengetahui cahaya mata dan hati
Karya: sugiri
3.
Dua Cahaya Ilahi
DUA
CAHAYA ILAHI
D ua cahaya ke mata kepala dan ke
mata hati
U ntuk ke mata kepala cahaya bintang
dan matahari
A langkah indah terlihat surga dunia
ini
C ahaya ini menampakkan apa yang
dilihat mata kepala
A was jangan tertipu oleh mata
kepala tanpa cahaya ke mata hati
H indarilah hanya melihat dunia ini
dengan mata di muka
A kan tetapi lihatlah dunia ini
dengan cahaya ke mata hati
Y akni firman ilahi dan sabda rosul
yang hakiki
A llah sayang manusia hingga cahaya
ke hati meluruskan persepsi
I tulah Quran yang karim dan hadits
rosul teladan sejati
L ihatlah dunia ini dengan ke duanya
jangan yang lain
A nda, saya dan yang lain mari
saling menasihati
H iasi diri dengan bercahayakan nur ilahi
robbi
I tulah Quran dan hadits rosul
pustaka ilahi
Karya: Sugiri
Tema: Cahaya ke hati
Mei, 3/2018 5:50
4.
Dari Pagi Sampai Pagi
Lagi
DARI
PAGI SAMPAI PAGI LAGI
Pagi kubangun
Sesaat setelah sadar kutermenung
Teringat akan rahmat Tuhan yang Agung
Seraya berucap tuk
besyukur
Pagi itu ku masih bisa berjuang di sisa umur
Pagi itu ku masih bisa berjuang di sisa umur
Menjelang siang kupergi ke medan juang
Di sana menunggu siswa-siswaku yang riang
Rindu mereka menyimak motivasi juang
Belajar banyak tuk masa depan nan menantang
Kubuka pertemuan dengan salam
Ya salam, semoga mereka jadi rahmatan alam
Kubakar semangat juang nan mendalam
Agar mereka terhindar dari hidup yg kelam
Kuajari mereka komunikasi menarik
Semoga mereka bicara simpatik
Mengajak khalayak bekerja efektif
Hingga saatnya terbentuk ummat yg hanif
Saatnya kupulang
dengan peluh mengucur
Kujalankan kendaraan laju meluncur
Menuju rumah tempatku terhibur
Di sana keluarga menyambut penuh syukur
Kujalankan kendaraan laju meluncur
Menuju rumah tempatku terhibur
Di sana keluarga menyambut penuh syukur
Kujelang malam kumpul bada magrib
Berkumpul tuk berbagi nasihat dan tip
Tip untuk hadapi catatan rokid atid
Kutekankan agar hidup aktif berbuat baik
Tiba waktu kutunaikan hak badan
Istirahat di malam badan telentang
Tak kusadari kapan ku dimatikan
Hingga akhirnya kusadari saat bangun pagi menjelang
Kulanjutkan hidup hingga ajal menjemput
Karya: sugiri
5. Di
Sisa Umurku
DI SISA UMURKU
D alam keheningan malam ku merenung
I ngat akan dunia yang hanya selama awan yang mendung
S esekali ku hisab mengapa hati selalu gelisah merundung
I ngat akan dosa-dosa yang tak dapat ku hitung
S ering kali kusakiti hati sesama karena lidah yg tak dapat kubendung
A langkah nistanya diriku selama ini hidup dalam dosa menggunung
U ntuk menebus dosa-dosa ini ku berdoa pada-Mu Ya Alloh
M ohon berilah aku kemampuan memanfaatkan umur yang tersisa ini
U ntuk dosaku pada-Mu ya Alloh mohon ampuni hamba
R asa syukurku pada-Mu Ya Alloh
K au ingatkan dan sadarkan aku atas kelalaian selama ini
U ntuk menjadi insan yang sholeh di sisa umurku
Karya: Sugiri
6.
Jangan Lupa Bersyukur
JANGAN
LUPA BERSYUKUR
J iwa ini dalam
genggaman-Nya
A sal kau tahu
N ikmat-Nya tak hingga bila kau berupaya berhitung
G aris sunnah-Nya membimbing setiap diri
A sal kau tahu
N ama siapa yang paling agung
A sal kau tahu
N ikmat-Nya tak hingga bila kau berupaya berhitung
G aris sunnah-Nya membimbing setiap diri
A sal kau tahu
N ama siapa yang paling agung
L antunan suara
gemercik air deras mengalir
U ntaian pulau indah siapa cipta
P ada-Nya langit dan bumi mengabdi
A sal kau tahu
U ntaian pulau indah siapa cipta
P ada-Nya langit dan bumi mengabdi
A sal kau tahu
B unga indah merekah
harum semerbak merebak
E talase alam penuh cipta indah memanja qolbu
R iuh gemuruh angin menerjang hutan terbentang
S inar sang surya terang menembus hutan dan padang
Y ang merahmati segenap alam mendalam
U kiran awan memantulkan cahaya senja nan menawan
K erumunan bintang terang nun jauh gemerlap di kesunyian malam
U ntuk itulah kita memandang alam raya sepanjang asa
R aih ridho Tuhan jangan lupa bersyukur
E talase alam penuh cipta indah memanja qolbu
R iuh gemuruh angin menerjang hutan terbentang
S inar sang surya terang menembus hutan dan padang
Y ang merahmati segenap alam mendalam
U kiran awan memantulkan cahaya senja nan menawan
K erumunan bintang terang nun jauh gemerlap di kesunyian malam
U ntuk itulah kita memandang alam raya sepanjang asa
R aih ridho Tuhan jangan lupa bersyukur
Karya sugiri
7.
Asy-Syukrulillah
ASY-SYUKRULILLAH
A lam maha luas tanda
bukti adanya Tuhan Yang Maha Agung
S inar surya tak henti menerangi bumi hingga kehidupan berlangsung
Y akin dan yakin maka janganlah ragu dan bingung
S inar surya tak henti menerangi bumi hingga kehidupan berlangsung
Y akin dan yakin maka janganlah ragu dan bingung
S emuanya Dialah
Allah yang menciptakan
Y ang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana serta Rahman
U rusi alam yang luas entah dimana batas ke batas bersambungan
K arena itu marilah kita bersyukur dan bersyukur
R asakan semua nikmat yang senantiasa Dia atur
U ntuk tetap beriman dan takwa yang tidak pernah luntur
L alui hidup dengan aturan-Nya biar akur dan tumbuh subur
I nilah cara-car yang benar untuk bersyukur
L antunkanlah ayat-ayatNya secara teratur
L ihatlah alam raya sebagai bukti Dia tak pernah tidur
A lirkan tenaga positif agar terus subur bersyukur
H ingga hari-hari terlewati dengan tetap iman sampai liang kubur
Y ang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana serta Rahman
U rusi alam yang luas entah dimana batas ke batas bersambungan
K arena itu marilah kita bersyukur dan bersyukur
R asakan semua nikmat yang senantiasa Dia atur
U ntuk tetap beriman dan takwa yang tidak pernah luntur
L alui hidup dengan aturan-Nya biar akur dan tumbuh subur
I nilah cara-car yang benar untuk bersyukur
L antunkanlah ayat-ayatNya secara teratur
L ihatlah alam raya sebagai bukti Dia tak pernah tidur
A lirkan tenaga positif agar terus subur bersyukur
H ingga hari-hari terlewati dengan tetap iman sampai liang kubur
Karya: sugiri
8.
Bila Umurku 60 tahun
BILA
UMURKU 60 TAHUN
SUNGGUH 20 TAHUNKU HANYA UNTUK TIDUR
SUNGGUH 20 TAHUNKU HANYA UNTUK TIDUR
Bagaimana bisa?
Rugi amat hidupku?
Bagaimana supaya tidak rugi?
Rugi amat hidupku?
Bagaimana supaya tidak rugi?
Dalam sehari semalam
24 jam, 8 jamnya kita pakai tidur. Artinya 1/3nya dipakai ridur. Jadi 1/3 dari
60 tahun adalah 20 tahun dipakai tidur.
Ya rugi bila kita
tidur begitu saja tanpa mengikuti sunnah rasul.
Supaya tidak tdk
rugi, ikuti sunnah rosul:
1. Wudhu sebelum tidur
2. Baca doa tidur
3. Tidur miring di sisi kanan badan
1. Wudhu sebelum tidur
2. Baca doa tidur
3. Tidur miring di sisi kanan badan
Insyaallah tidur kita
adalah ibadah.
Wallahu 'alam
Intisari pengajian
malam jumat.
9.
Kusadari dari Bangun Hingga Tidur Lagi
KUSADARI
DARI BANGUN HINGGA TIDUR LAGI
Kala bangun kusadari Tuhan masih memberiku napas
Kala mandi kudapati organku masih lengkap
Kala sholat kuingati Tuhanku Yang Maha Kuasa
Kala makan kurasakan lejatnya makanan
Kala mandi kudapati organku masih lengkap
Kala sholat kuingati Tuhanku Yang Maha Kuasa
Kala makan kurasakan lejatnya makanan
Kala keluar rumah kunikmati cahaya matahari
Kala pergi kudapati kakiku masih bisa berjalan
Kala tiba di sekolah kudapati guruku masih suka tersenyum
Kala belajar kusadari masih banyak yang belum kumengerti
Kala pergi kudapati kakiku masih bisa berjalan
Kala tiba di sekolah kudapati guruku masih suka tersenyum
Kala belajar kusadari masih banyak yang belum kumengerti
Kala istirahat kumengerti badankupun punya hak
Kala pulang kucoba untuk refleksi diri
Kala di mobil kurasakan luarbiasanya gravitasi bumi
Kala tiba di rumah kusalami orang terkasihku
Kala pulang kucoba untuk refleksi diri
Kala di mobil kurasakan luarbiasanya gravitasi bumi
Kala tiba di rumah kusalami orang terkasihku
Kala di ruang keluarga kubercengkrama dengan
saudaraku
Kala larut malam kukembali tidur
akankah esok hari aku dibangunkan kembali?
adakah alasanku untuk tidak bersyukur atas nikmat dari bangun hingga tidur lagi?
Kala larut malam kukembali tidur
akankah esok hari aku dibangunkan kembali?
adakah alasanku untuk tidak bersyukur atas nikmat dari bangun hingga tidur lagi?
Subhanallah, Maha
Suci Allah yang menciptakan ini semua.
Ya Allah ampunilah segala kesalahan dan dosaku selama ini!
Ya Allah ampunilah segala kesalahan dan dosaku selama ini!
Karya: sugiri
10. Subhaanallah
SUBHAANALLAH
S aat kulihat alam
ciptaanmu
U ntaian karunia-Mu tak ada titik buntu
B ahtera lautan nan haru biru
H amparan padang rumput nan merayu
A ku akui aku kagum menggebu
A ku akui aku rindu lantunan ayat-ayat suci-mu
N ama-Mu kan senantiasa ku semai di lubuk hatiku
A ku akui aku luput mengingat nama-Mu
L embaran kehidupanku tertutup penuh debu
L angkahku jauh di luar syariatmu
A ku akui kini ku sadari keagungan-Mu
H arapanku ku takan lagi kelam menjalani hidup. Subhanallah Engkau maha suci
U ntaian karunia-Mu tak ada titik buntu
B ahtera lautan nan haru biru
H amparan padang rumput nan merayu
A ku akui aku kagum menggebu
A ku akui aku rindu lantunan ayat-ayat suci-mu
N ama-Mu kan senantiasa ku semai di lubuk hatiku
A ku akui aku luput mengingat nama-Mu
L embaran kehidupanku tertutup penuh debu
L angkahku jauh di luar syariatmu
A ku akui kini ku sadari keagungan-Mu
H arapanku ku takan lagi kelam menjalani hidup. Subhanallah Engkau maha suci
Karya: sugiri
11.
Alhamdulillaah
ALHAMDULILLAAH
A ku bangun kurasakan
kakiku masih bisa gerak
L alu mataku pun masih bisa melihat
H ingga paruku tak luput bernapas
A ku lihat matahari masih mau datang
M enyinari alam hingga malam menjelang
D uhai Tuhan Yang Maha Agung
U ntukmu aku bersimpu
L ama aku tak sadar akan karuniamu
I jinkan aku menyapa-Mu
L antunkan ayat-ayat-Mu
L antas kuberpikir kemana aku selama ini
A ku akui aku lalai
A ku akui aku penuh dosa
H atiku kini lega kusadari keagungan namamu
L alu mataku pun masih bisa melihat
H ingga paruku tak luput bernapas
A ku lihat matahari masih mau datang
M enyinari alam hingga malam menjelang
D uhai Tuhan Yang Maha Agung
U ntukmu aku bersimpu
L ama aku tak sadar akan karuniamu
I jinkan aku menyapa-Mu
L antunkan ayat-ayat-Mu
L antas kuberpikir kemana aku selama ini
A ku akui aku lalai
A ku akui aku penuh dosa
H atiku kini lega kusadari keagungan namamu
Karya: sugiri
12.
Malu, Akal, dan Senyum
MALU, AKAL, DAN SENYUM
M anusialah yg diberi fitrah malu, akal dan senyum
A kan tetapi hewan tidak
L ihatlah mereka apakah malu tak pakai baju, atau senyum
U ntuk itulah manusia diberi akal dan agama
A kan tetapi hewan tidak
L ihatlah mereka apakah malu tak pakai baju, atau senyum
U ntuk itulah manusia diberi akal dan agama
A pabila akalnya
hilang ia takan malu atau sudah gila
K etika berdosa memang masih bisa tersenyum
A pabila tak ada malu tapi tersenyum
L alu siapa dia?
K etika berdosa memang masih bisa tersenyum
A pabila tak ada malu tapi tersenyum
L alu siapa dia?
S ejatinya ia malu ketika berdosa
E tika orang yang masih punya akal
N amun bila akal hilang
Y ang ada adalah sifat kehewanan
U ntuk itulah Tuhan memberinya aturan hidup
M enyempurnakan akhlak manusia supaya teratur
E tika orang yang masih punya akal
N amun bila akal hilang
Y ang ada adalah sifat kehewanan
U ntuk itulah Tuhan memberinya aturan hidup
M enyempurnakan akhlak manusia supaya teratur
Karya: sugiri
intisari materi khutbah jumat hr ini di msjid alawalien
intisari materi khutbah jumat hr ini di msjid alawalien
13.
Renungan Sabtu
RENUNGAN
SABTU
R asa rasakanlah!
E ngkau kan merasa
N ikmat Tuhan yang mana yang kau dustakan
U ntai untaikanlah!
N ikmat Tuhan yang mana pasti kamu tak mampu menghitung
G ali dan galilah informasi sebanyak mungkin!
A dakah nikmat Tuhan yang Engkau tidak syukuri?
N ampakkanlah kesyukuran dengan berbuat baik
E ngkau kan merasa
N ikmat Tuhan yang mana yang kau dustakan
U ntai untaikanlah!
N ikmat Tuhan yang mana pasti kamu tak mampu menghitung
G ali dan galilah informasi sebanyak mungkin!
A dakah nikmat Tuhan yang Engkau tidak syukuri?
N ampakkanlah kesyukuran dengan berbuat baik
S etiap nikmat kan
ditanyai pertanggung jawaban
A jaklah seluruh keluarga mensyukurinya
B ila waktunya tiba Engkau takkan menyesalinya
T aat pada ketentuan Tuhan adalah bentuk syukur pada-Nya.
U ntuk itulah ku sampaikan ini padamu
A jaklah seluruh keluarga mensyukurinya
B ila waktunya tiba Engkau takkan menyesalinya
T aat pada ketentuan Tuhan adalah bentuk syukur pada-Nya.
U ntuk itulah ku sampaikan ini padamu
Karya: sugiri
14.
Akhir Dunia
AKHIR
DUNIA
A pa itu akhir dunia?
K apan akhir dunia itu?
H ari itu adalah hari matinya, rasa, asa, peduli, dan malu
I ngat hakikat hidup adalah berakhlak mulia
R aja manusia menghendaki persaudaraan dan kasih sayang
K apan akhir dunia itu?
H ari itu adalah hari matinya, rasa, asa, peduli, dan malu
I ngat hakikat hidup adalah berakhlak mulia
R aja manusia menghendaki persaudaraan dan kasih sayang
D unia dan segala
isinya adalah fasilitas untuk memupuk asa bersama
U ntuk hidup dalam harmonisasi kemanusiaan
N amun bila asa, rasa dan peduli hilang
I tulah akhir dunia
A langkah meruginya orang yang kehilangan asa dan rasa.
U ntuk hidup dalam harmonisasi kemanusiaan
N amun bila asa, rasa dan peduli hilang
I tulah akhir dunia
A langkah meruginya orang yang kehilangan asa dan rasa.
Karya: sugiri
15.
Sepi Malam Penantian
SEPI
MALAM PENANTIAN
S eiring dingin malam
menusuk
E ngkau tak jua datang menjenguk
P erasaan ini semakin dalam tertekuk
I ndahnya malam berbintang pun terantuk
E ngkau tak jua datang menjenguk
P erasaan ini semakin dalam tertekuk
I ndahnya malam berbintang pun terantuk
M elawan rasa sunyi
dalam kesendirian
A tur napas dalam-dalam rasakan kesepian
L amunanku pun hingga puncak kejenuhan
A khirnya kupasrahkan semua pada Tuhan
M alam itu kulalui penuh kesabaran
A tur napas dalam-dalam rasakan kesepian
L amunanku pun hingga puncak kejenuhan
A khirnya kupasrahkan semua pada Tuhan
M alam itu kulalui penuh kesabaran
P elukan guling tak
terasa semakin erat
E ndapkan kejengkelan yang lama menjerat
N amun malam itu benar-benar berat
A ndai kutahu kau memang tak berhasrat
N yanyian hati ini pasti tak berkarat-karat
T api kau tak jua berkata sempat
I nilah kisahku di malam yang berat
A ngin malam menambah sepi menanti
N amun ku tetap sadar akan harga diri
E ndapkan kejengkelan yang lama menjerat
N amun malam itu benar-benar berat
A ndai kutahu kau memang tak berhasrat
N yanyian hati ini pasti tak berkarat-karat
T api kau tak jua berkata sempat
I nilah kisahku di malam yang berat
A ngin malam menambah sepi menanti
N amun ku tetap sadar akan harga diri
Karya: sugiri
16.
Histeris yg Tidak Perlu
HISTERIS
YANG TIDAK PERLU
Banyak orang ketika
menyaksikan tokoh artis penyanyi favoritnya tanpil, histeris karena terpesona
oleh kehebatan sang idola. Sang idola dipuja dan dipuji melebihi sang Pencipta.
Padahal kehebatannya tak sebanding dgn kehabatan Tuhannya. Ia lemah, kecil,
tiap hari mengeluarkan kotoran, kentut, dan mati tiada daya. Tapi TUHAN Yang
Maha Perkasa dilupakannya. Ia tidak shalat, tidak baca Quran. Sungguh bodoh
orang semacam itu.
Hi guy,
sering-seringlah melihat, memperhatikan apapun yang Allah SWT ciptakan. Begitu
luar biasanya ciptaan Allah. Maka puja dan pujilah Allah Azza wajalla.
Salam buat shobat yg
senatiasa memperkatikan apapun yang Allah ciptakan.
17.
Kita ini Bukan Kera
KITA
INI BUKAN KERA
Untuk apa kita hidup
kalau hanya sekedar hidup
Karena kera saja hidup
Karena kera saja hidup
Untuk apa kita
bekerja kalau hanya sekedar bekerja
Karena kera saja bekerja
Karena kera saja bekerja
Mau maju? Hidup dan
bekerjalah di atas rata-rata orang lain hidup dan bekerja.
Mau berhasil? Berpikirlah dengan cara di atas rata-rata orang lain berpikir
Mau berhasil? Berpikirlah dengan cara di atas rata-rata orang lain berpikir
Takut masalah? Ingat
masalah adalah harta kita. Masalah adalah energi yang mendorong kita untuk maju
dan berhasil. Masalah adalah senjata kita untuk membidik keberhasilan dan
kemajuan.
Tiada kemudahan tanpa
masalah. Kemudahan datang setelah kesulitan (baca masalah). Tapi sebenarnya
bersamaan dengan masalah adalah jalan keluar (baca kemudahan).
Berbahagialah dengan
adanya masalah karena setelahnya ada kemudahan.
Hidup ini adalah
masalah. Masalah ini ada dalam kehidupan. Jadi kita tidak mungkin menghindari
masalah. Yang benar adalah kita hidup dan maju karena ada masalah.
Kita ini bukan
binatang yang hanya bekerja dengan insting. Tanpa belajar seekor anak ayam
dalam waktu beberapa menit sudah bisa berdiri setelah selubung telur yang
membungkusnya pecah.
18.
Gado-gado Hidup Nikmat
GADO-GADO HIDUP NIKMAT
Olahan Sugiri
Bahan-bahan
1 Tujuan hidup:
Memperoleh Ridho Allah
1
tugas hidup: beribadah/menghamba pada Allah
1 Bekal hidup: Taqwa
Teman hidup sebanyak mungkin: suami/istri, orang beriman
3 Musuh hidup: hawa nafsu, syaitan, iblis
Harapan hidup sebanyak mungkin
Investasi hidup sebanyak mungkin
beban hidup sedikit mungkin
jalan hidup: fisabilillah
petunjuk hidup: kitabullah dan sunnah rosul
Alat hidup: Akal pikiran, panca indera, segenap raga
Ujian hidup: mala petaka, bencana, lapar, rasa takut, hilang nyawa, krang makanan, dan musibah
Tantangan hidup: melewati belantara hidup yang penuh ujian dari pencipta
Godaan hidup: mengikuti hawa nafsu syahwat syaitan dan iblis
1 Bekal hidup: Taqwa
Teman hidup sebanyak mungkin: suami/istri, orang beriman
3 Musuh hidup: hawa nafsu, syaitan, iblis
Harapan hidup sebanyak mungkin
Investasi hidup sebanyak mungkin
beban hidup sedikit mungkin
jalan hidup: fisabilillah
petunjuk hidup: kitabullah dan sunnah rosul
Alat hidup: Akal pikiran, panca indera, segenap raga
Ujian hidup: mala petaka, bencana, lapar, rasa takut, hilang nyawa, krang makanan, dan musibah
Tantangan hidup: melewati belantara hidup yang penuh ujian dari pencipta
Godaan hidup: mengikuti hawa nafsu syahwat syaitan dan iblis
Cara Penyajian (cara hidup):
1.
Pertama-tama,
ketahuilah tujuan hidup lalu siapkan bekal hidup berupa taqwa
2.
Temukan teman
hidup yang baik berupa istri/suami, kawan, atau siapapun asal dia orang beriman
3.
Ketahuilah secara
seksama siapa musuh hidup, hawa nafsu, syaitan, iblis, kawan durjana, penjilat,
dll.
4.
Selalulah berpikir
positif bahwa harapan hidup masih ada karena akhir hidup adalah mati husnul
khotimah
5.
Kerjakanlah segala
amal baik sebagai investasi hidup yang dapat kita rasakan pada akhirat nanti
6.
Jangan terlalu
mengeluh terhadap beban hidup karena itu semua adalah ujian hidup, maka
perbanyak beedzikir pada Allah, Insyaallah hati akan tenang.
7.
Nikmatilah hidup
ini apapun yang terjadi karena bagi orang beriman semuanya akan menjadi pahala
maka jalani hidup ini dengan berpegang pada petunjuk hidup ilahi, Al-Quranul
karim dan sunnah rasul.
8.
Gunakan alat hidup
berupa akal pikiran, panca indera dan segenap raga untuk menghadapi segala
[ujian hidup, tantangan hidup serta godaan hidup
9.
Akhirnya gado-gado
hidup siap disantap dalam naungan dan ridho Allah SWT.
Selamat menikmati!
19.
Sayup Azhan
SAYUP AZHAN
S uara ini suara panggilan berseru
A lunannya menembus dalamnya sejati qolbu
Y ang terdengar hanya oleh orang beriman sejak dahulu
U ntuk bersimpuh di hadapan Allah Yang satu
P ernahkah sekali saja tak jua bersimpuh
A baikan suara hatimu pergi berwudhu
Z ig zagnya urusan dunia memalingkanmu
H atimu mati tertutup lekatnya debu
A lunannya kini tlah berlalu
N amun kau tetap asik dengan duniamu
Karya: Sugiri
20.
Qolbun Salim Sejati
QOLBUN SALIM SEJATI
Q olbu adalah lokomotif diri
O rang yang memilikinya bisa baik dan bisa buruk
L aju tingkah diri ditentukan suluh lokomotif yang disukai
B isa bisikan nafsu atau wahyu ilahi
U ntuk itulah dinul islam datang memilah
N ikmat ilahi penerang qolbu di jalan yang lurus
S elamat diri datang dengan qolbu yang salim
A lamatnya padang mahsyar saat menghadap robul izati
L ihat banyak wajah berseri-seri
I tulah wajah si pemilik qolbu salim sejati
M enampakkan hati yang pasrah hanya pada kalam pemilik alam
S aatnya tiba tiada guna harta dan anak
E nkau beruntung jika punya hati yang jinak
J adikan wahyu ilahi penyuci jiwa yang suci
A ngkat martabat sipemiliknya yang setia mengabdi
T aat pada Ilahi ba'da mendengar seruan tuhan semesta alam
I nilah karakter sipemilik qolbun salim
Karya: sugiri
21.
Hidayatullah
HIDAYATULLAH
H idup itu adalah penghambaan pada Allah SWT
I kuti jalan-Nya agar selamat dunia akhirat
D alam suka maupun duka tiada beda tetap mumuja-Nya
A llah sangat kasih dan sayang pada manusia
Y ang taat pada aturan-Nya
A pakah kita sudah hidup sesuai kemauan-Nya?
T entu saja kita harus tunduk dan berserah pada-Nya
U ntuk itu mari kita jauhkan hawa nafsu syaitan
L awan goadaannya dengan terus berdzikir pada Allah semata
L ahirkanlah semangat jiwa menghamba hanya pada-Nya atas dasar iman
A llah tak akan menyianyiakan usaha keras hambanya yg beriman
H ari ketika saatnya tiba kita akan berada dalam surga yang tiada tara
kenikmatannya
Karya: Sugiri
22.
Siapakah yang Selalu Beruntung?
SIAPAKAH YANG SELALU BERUNTUNG?
Kalkun lelah makan spageti
Di sebelahnya layang bergantung
Tahun telah sehari berganti
Siapakah yang beruntung?
Kalkun lelah makan spageti
Di sebelahnya layang bergantung
Tahun telah sehari berganti
Siapakah yang beruntung?
Dua itik telah berkawan
Beda muka dan beda muka
Dunia ini adalah permainan
Ada suka dan ada duka
Beda muka dan beda muka
Semuanya adalah perbedaan
Ada suka dan ada duka
Semuanya adalah ujian
Sofa datar jadi sofa disewa dua
Duduk riang di atasnya sambil selonjoran
Siapa daftar jadi siswa atau mahasiswa
Ia pasti senang turut ikut ujian
Jadi sofa ada yang berkantung?
Pastilah yang benar dan telah dapat rajutan
Jadi siapa yang selalu beruntung?
Dialah yang sabar dan tabah mendapat ujian
Karya: sugiri sugi
23.
Syawal Mubarokah
SYAWAL
MUBAROKAH
S yawal sejatinya bulan awal amaliah nyata
Y a bulan pertama bada shaum saat tepat aplikasi hikmah
puasa
A rtinya tidak berhenti beramal sholeh saat ramadhan pergi
tiada
W ilayah zaman hingga sa'ban waktunya berbuat nyata
A lirkan energi positif hingga ajal menutup mata
L illahi ta'ala sebagai motivasi penggerak hidup dalam
keluarga dan sosialita
M alam demi malam penuh kehidmatan dalam ibadah
U ntuk tanamkan rasa syukur pada Yang Maha Kuasa
B erkah shaum ramadhan terbawa di hingga bulan-bulan ke muka
A roma iman berbuah taqwa tak lekang hingga tutup usia
R aja di raja Allah SWT menjadi sumber kekuatan jiwa dan
raga
O h saudaraku marilah kita tidak lupa hakikat hidup di dunia
K ita hanya singgah sebentar menuju hidup sesungguhnya di
akhirat kelak
A da dan kelak kita pergi ke sana tanpa bisa menolak
H idup yang sesungguhnya abadi selamanya tanpa kembali lagi
ke dunia
Karya Sugiri
Tema:
sahru syawal
24.
Menjaga Diri dari Nar
MENJAGA
DIRI DARI NAR
M
enjaga diri adalah keniscayaan
E
ngkau lengah syetan pun cepat berperan
N
amun bila engkau terus terjaga mempertahankan iman
J
alan syetan pun terhalang tak bisa membisikan kejahatan
A
khirnya engkau aman jauh dari ancaman siksa Tuhan
G
embira karena jauh dari api neraka yang membakar badan
A
llah ridho dan sediakan surga yang penuh taman-taman
D
iri ini dari Allah dan kembali ke Allah Aza wazalla
I
man dan taqwa sebagai bekal kembali pada-Nya dalam Islam rahmatan
R
asakan kenikmatan dalam indahnya alam jannah betelekan perhiasan
I
tulah hadiah bagi orang yang mampu menjaga diri tetap taqwa sepanjang zaman
Karya:
Sugiri
Tema:
Kewaspadaan
25.
Berbuatt Baik
BERBUATT
BAIK
B
ersegeralah berbuat baik jangan diabaikan
E
ngkau lalai sedetikpun rugilah yang didapatkan
R
ugi waktu yang terlewat tanpa satupun kebaikan
B
erbuat baik jangan ditunda-tunda apalagi tak dilakukan
U mur
tak tahu kapan datang menjemput semua kalian
A
dakah kalian sadar bahwa waktu akan jadi penolong bisa juga beban
T
iada balasan berbuat baik kecuali pula kebaikan
T
iada balasan melewatkan kesempatan kecuali juga keburukan
B
erbuat baiklah segera selagi ada kesempatan
A
tau kalau tidak waktu demi waktu akan menjadi beban kalian
I
ngatlah bahwa kita sesungguhnya rugi dengan umur yang diberikan
K
ecuali berbuat baik, saling menasehati atas dasar iman pada Allah tuhan kita
sekalian
Karya:
Sugiri
Tema:
segera berbuat baik
26.
Subuh Mubarokah
SUBUH MUBAROKAH
S
ubuh saatnya istimewa bangun bersimpuh
U
ntuk menghadap Tuhan pemilik alam, Allahu Al-Quddusu waljalaluh
B
erat memang berat kecuali bagi mu'min yang khusyu menempuh
U
tamakan bangun karena yakin akan berjumpa suatu masa yang utuh
H
ari-hari yang sebenarmya hidup kekal tanpa resah dan keluh
M
enimbang dan mengukur mengapa waktu subuh begitu istimewa
U
ntuk lebih menyingkap makna mendalam menghindar kecewa
B agi
banyak orang yang tahu shalat di dalamnya lebih baik dibanding isi dunia
A kan
senantiasa merawat dan menjaga agar tak luput sekalipun juwa
R aga
dan jiwa menyatu dalam dinginnya udara yang menerpa
O h
saudaraku ketahuilah!
K ala
shalat subuh terjaga musnahlah jiwa munafik yang berkarat kuat
A
lamat diri terhindar siksa dahsyat neraka kelak di akhirat
H
idupilah masa subuh dengan tekun mendirikan shalat
Karya:
sugiri
Tema
istimewanya subuh
Jan
30-2018; 6:04
27.
Cukupkah Waktu Kita
CUKUPKAH WAKTU KITA MENYIAPKAN BEKAL
UNTUK KEHIDUPAN YANG PALING BAIK DAN KEKAL
Assalaamu
alaikum warohmatullohi wabarakaatuh
Yth
Saudara-saudaraku,
C
epat atau lambat kita pasti mati
U sia
di dunia ini memang terbatas
K ita
tak bisa memendekkan atau memanjangkan
U
ntuk itu maksimalkanlah usia hanya untuk yang bermanfaat
P
ikirkan! Soal penampilan pisik, kaya atau miskin, ras atau bangsa
K
ecantikan wajah atau buruk rupa, semuanya Allah yang tentukan
A
llah hanya beri pilihan beriman pada-Nya atau pada napsu diri
H
anya masalahnya, “Cukupkah usia kita untuk mendalami pedoman hidup?”
W
aktu dan sumber daya yang ada sering sekali kita boroskan
A tau
kita gunakan untuk hal yang tak begitu penting
K ita
belum tahu sudah sesuaikah keseharian ibadah kita dengan pedoman hidup
T epatkah
yang sudah kita lakukan selama ini berpedoman padanya
U
ntuk itulah kita sangat mendesak untuk memikirkan hal ini
K
alau ayat qouliah-Nya saja 6666 ayat jumlahnya
I tu
belum tafsir dan bagaimana implementasinya
T
entunya juga kesempurnaan hukumnya berupa syariat Islam
A
patah lagi dengan hadits Rosulullah yang lebih banyak darinya
M
embicarakan kesempurnaannya saja tidak sedikit waktunya
E
ntah mengapa banyak diantara kita yang masih mengerjakan yang bukan syariatnya
N
amanya sempurna berarti tak memerlukan sesuatu dari luarnya
Y ang
terhormat saudara-saudaraku, kutulis ini hanya karena Allah semata
I ni
juga berarti sebagai tugas saling mengingatkan di antara kita
A tau
juga sebagai media bagaimana kita bisa saling menjaga hingga gugurlah kewajiban
itu
P
ermasalahannya kita tidak bisa sesering berjumpa bertemu wajah dalam waktu yang
lama
K
uperhatikan di antara kita masih banyak kekurangan akan pengetahuan agama kita
A
ntara cemas akan nasib masing-masing kita di akhirat kelak dan tugas berdakwah
N amun
inilah yang bisa kulakukan di saat kita semua sibuk dengan dunia masing-masing
B
erharap sebaliknya, sebenarnya saya sangat ingin ada yang mengingatkan diri
saya
E
ntah ini bisa berjalan atau tidak, tapi saya hanya berusaha dan berdoa semoga
ada
K
embali pada permasalah di atas, kita belum banyak paham akan agama kita
A
kibatnya masih banyak keseharian kita yang tak sejalan dengan pedoman hidup
kita
L alu
bagaimana jadinya jika kita hanya habiskan usia kita tanpa bertambahnya
pengetahuan kita
U
rusan ini sebenarnya harus serius kita mengelolanya supaya kita tidak menyesal
N
amun dari arah mana dan kapan kita bisa memulai saling mengingatkan
T
ujuan kita satu yakni bahwa kita memang harus sudah dan selalu bernasehat dalam
masalah agama
U
ntuk itu pula melalui ini, semoga ada respon dari saudara-saudara semoga kita
bisa bicara
K
uharapkan kegundahan ini bisa segera sirna karena aku tak bisa secara nyata
berkarya
K
etahuilah saudara-saudaraku yang kucinta, kita perlu bicara tidak hanya dunia
E
ntaskanlah pikiran yang hanya memikirkan dunia dan kita mulai bicara tentang
syariat-NYa
H
ajatan ini harus berupa sering kumpul tak hanya urusan untuk makan, tertawa
lalu pulang kembali
I
ngatlah kita ini sangat kurang bicara tentang apa dan bagaimana kita seharusnya
D ari
segi kepedulian dari saudara-saudara, saya sangat kagum dan terpesona
U
ntuk itu saya ucapakan jazakumullohu khoiron, semoga Allah membalasnya dengan
kebaikan yang banyak
P
erlu kita ketahui, untuk mempersiapkan sesuatu yang sangat penting bahkan vital
A
lakadar bisa hidup atau bahkan bisa sukses soal dunia, ingatlah itu ujian di
dunia karena Alloh yang berkehendak
N
amanya vital kita harus banyak mempelajari pedoman hidup kita agar tahu apa dan
bagaimana
Y ang
terhormat saudara-saudara, mari kita perlu bicara
A gar
apa yang saudara punya bisa disampaikan begitupun punya saya
N
amun bukan untuk menghakimi tapi media berbagi bersama
G
arapan kita adalah menjaga diri kita dan keluarga terhindar dari siksa
P
ikirkan suatu cara agar kita ada suatu media untuk berbagi peduli
A
lirkan energi positif dari masing-masing dan hilangkan yang negatif
L ama
ini saya pikirkan, semoga ada respon dari saudara-saudara
I
ndah rasanya jika kita ada dalam ikatan berpedoman Quran dan Sunnahnya
N
ikmat rasanya jika benar-benar menjadi kenyataan
G
elorakan semangat membangun keluarga yang benar memahami agama
B agi
diri saya ini penghilang gundah geulisah
A tau
wasilah bagaimana menyalurkan kepedulian religi
I
ngatlah Rosululloh saw bersabda, “Barang siapa yang dikehendaki Alloh
(mendapat) kebaikan, maka ia akan dipahamkan dalam masalah agama.” (HR,
Bukhori)
K
etahuilah bahwa, paham agama bukan tahu agama tapi beragama berdasarkan ilmu.
K
etahuilah berilmu agama berarti harus banyak waktu untuk mempelajarinya
E
ntah mengapa kita tak memyadari kalau kita hanya banyak memburu dunia
K
etahuilah dunia bakal kita tinggalkan sebanyak apapun dan sedalam apapun kita
cintanya
A kan
tetapi beramal dan beragama berdasarkan ilmu membuahkan pahala kebajikan
sebagai bekal yang bisa dibawa ke akhirat
L alu
kapan kita akan memulai lebih dekat pada majelis ilmu?
Wassalamu
alaikum warohmatullohi wabarakaatuh.
Sugiri
28.
Bakakak Bukukuk Bakekok
BAKAKAK BUKUKUK BAKEKOK
B akakak ge da nangkarak
A ri nangkuban mah bukukuk
K itu oge eta mah hayam anu dipanggangna
A ri embe mah nu dipanggangna jadi sate
K itu oge lamun aya embena
A ri teu ayamah embena naon jadina, bakakak henteu bukukuk lain
K itu bedana hayam jeung embe teh
A ri nangkuban mah bukukuk
K itu oge eta mah hayam anu dipanggangna
A ri embe mah nu dipanggangna jadi sate
K itu oge lamun aya embena
A ri teu ayamah embena naon jadina, bakakak henteu bukukuk lain
K itu bedana hayam jeung embe teh
B ukukuk mah mung istilah
U rang nyebut kitu teh da bakakak mah jarang ditangkubkeun
K atawis lamun aya bakakak kacida ngenahna
U rang sok babarengan dahar bari sanguna tina pare anyar
K omo mun aya sambelna nu medok tur pedo
U rang jigana teu hayang eureun daharna
K itu oge lamun boga hayam eujeung beas anyarna
U rang nyebut kitu teh da bakakak mah jarang ditangkubkeun
K atawis lamun aya bakakak kacida ngenahna
U rang sok babarengan dahar bari sanguna tina pare anyar
K omo mun aya sambelna nu medok tur pedo
U rang jigana teu hayang eureun daharna
K itu oge lamun boga hayam eujeung beas anyarna
B akekok teh lamun urang muka turub
saji
A latan nuju lapar-laparna
K acida kagetna ningali barang dahareun
E h bakekok teh teu aya naon-naon
K umaha ieu kumaha hayang dahar teu aya naon-naon
O ncom teu aya, tahu teu aya, nanaon teu aya
K apaksa kuring dahar mung sangu eujeung uyah hungkul
Kitu oge syukur alhamdulillah, batur mah boro-boro dahar sangu oge teu boga
A latan nuju lapar-laparna
K acida kagetna ningali barang dahareun
E h bakekok teh teu aya naon-naon
K umaha ieu kumaha hayang dahar teu aya naon-naon
O ncom teu aya, tahu teu aya, nanaon teu aya
K apaksa kuring dahar mung sangu eujeung uyah hungkul
Kitu oge syukur alhamdulillah, batur mah boro-boro dahar sangu oge teu boga
Karya: Sugiri
Tema: ekonomi jaman baheula
Februari 18 - 2018
Tema: ekonomi jaman baheula
Februari 18 - 2018
29. Walau
Sedetikpun Beranikah Lalai?
WALAU SEDETIKPUN BERANIKAH LALAI?
W aktu adalah pedang
A nda
cermat Anda selamat
L
alai sebentarpun Anda kewalat
A
ndalah penentu mudhorot atau manfaat
U
ntuk itulah mari kita mengingat
S
eumpama tes dengan waktu 2 jam
E
stimasi 2 jam dibagi 100 soal
D
iketahui setiap soal 1,2 menit
E
lokkah sedetik saja kita lalaikan?
T uk
kerjakan hal lain yang tak berkaitan
I
tupun belum tentu kita tahu semua soal
K
adang kitapun lupa yang pernah dikuasai
P
adahal waktu kita terbatas dan sebentar saja
U
ntuk ijin cuci mukapun mungkin tidak
N
amanya ujian kita akan fokus karena itu pertaruhan
B
egitupun hidup kita di dunia ini
E
ntah berapa lama umur kita
R
uang penbatas antara dunia akhirat
A
llah hanya perintahkan ibadah pada-Nya
N
iatkan ikhlas segala amal sholeh atas-Nya
I
kuti rosul dalam cara ibadahnya
K
elak yang ikhlas dan itiba sebagai KKM
A nda
beranikah melalaikan umur Anda
H
ari-hari Anda habiskan untuk hal tak berguna dan tak bernilai ibadah
L
ambat atau cepat yang pasti kita mati
A da
begitu banyak ayat dan sabda belum kita ketahui
L alu
kita asik menukar waktu dengan yang tak berarti
A nda
dan saya mari kita kalkulasi!
I
ngat berapa lama waktu untuk ibadah atau maksiat sejak dini!
Karya:
Sugiri
Tema:
Renungkan!
Mei
14/2018; 6:20 wib
KKM =
Kriteria Keselamatan Maksimal
30 Sajak Hidup
SAJAK HIDUP
Hidup adalah lahir
Hidup adalah tumbuh
Hidup adalah bayi
Hidup adalah kanak-kanak
Hidup adalah remaja
Sajak pemuda adalah hidup
Sajak hidup adalah
mencintai
Sajak hidup adalah menikah
Sajak hidup adalah
kehamilan
Hidup adalah melahirkan
Hidup adalah berkeluarga
Hidup adalah menolong
Hidup adalah menyayangi
Hidup adalah menanti tua
Sajak hidup adalah
menjelang mati
Hidup adalah masuk surga
Mati adalah masuk neraka
Nikmat hidup adalah nikmat
surga
Hidup mati adalah di
neraka
Karya: sugiry
31. Daek Naon Silaing
DAEK NAON SILAING
D a dalah dikumaha oge
A ing mah geus hese
E mang silaing gumade
K ahade bisi nyesel engke
N aon nu matak silaing
kitu
A rek kieu arek kitu tetep
gugurutu
O mat ulah terus kos jurig
hantu
N enjokeun kalakuan iblis
ngahuntu
S anajan aing teu boga
I barat hamba sahaya
L ain aing neangan pupuja
A ing mah tetep sadar jadi
jelema
I lu ieu ilu itu puguh aya
dasarna
N engan ridho gusti nu esa
G eus ayeuna mah daek naon
silaing
32. Damai Yang Terancam
DAMAI YANG TERANCAM
D unia adalah persinggahan
A tau kehidupan sementara
M emandangnya sebagai
tujuan sungguh suatu kebatilan
A palagi meyakini tak ada
lagi kehidupan sesudahnya
I nilah penyebab terbesar
kegaduhan yang mengancam kedamaian
Y a, kala pandangan sudah
demikian
A palagi sikap yang
penting gua senang
N ikmat dunia semata yang
dia juang
G ila harta dan jabatan
sebagai kebanggaan
T ak ada damai jika diri
menggila dunia
E h dia malah makin
membabi buta
R ebut hak orang hingga si
miskin merana
A kibatnya tatanan sosial
goyah berujung petaka
N ilai sosial tidak lagi
jadi yang utama
C ara pikir mereka
dihinggapi ruh hedonisme semata
A kibatnya tak ada damai
sejak mereka serakah karena dunia
M erenunglah wahai para
manusia!
Karya: sugiri
24/11/2018
Tema: damai dalam tauhid


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda