Sabtu, 16 Mei 2020

MUTIARA RAMADHAN 1441 H / 2020 M

RAMADHAN AKAN BERAKHIR

R amadhan akan berakhir
A dakah makna bulan ini kau pikir
M eraih mutiara di balik kata terukir
A dakah kebaikan bulan ini kau semai
D alam arena hidup berbagi dana tunai
H ingga takjil atau olahan kacang kedelai
A tau kau lupa arti lebih baik dari seribu bulan
N ilai yang lebih besar dari anugerah Tuhan

A langkah merugi lewati bulan baik ini
K esana kemari tak mengubah budi pekerti
A h, kawan sayang sekali jika demikian
N ilai bulan kau tinggalkan, kau campakkan

B ulan baik ini segera berakhir menepi
E loknya mari optimalkan sisa hari
R engkuh kebaikan spiritual
A mbil juga kebaikan sosial
K au dekati Tuhan dengan salurkan bantuan
H ingga tak menyesal di akhir bulan
I ngatlah kau belum tentu bertemu tahun depan
R iskan jika kita tak maksimalkan amalan

Sugiri
Cibadak, 13 Ramadhan 1441


JATUH KE LUBANG YANG SAMA

J ejak-jejak sejarah itu tak hilang
A da berupa tiang besar sisa bangunan
T erungkap juga dari hasil galian
U tuh sebagian dan pula serpihan

K enapa jejak-jejak itu kini masih ada
E h teman, tahu tidak maksudnya?

L ampah atau perilaku menyimpang
U mmat terdahulu yang melawan Tuhan
B erbicara lewat jejak-jejak itu
A dakah ummat sekarang mau berhikmah
N ilai mana yang Tuhan kehendaki dan tidak
G una membangun hidup berdasar fakta

Y ang faktual ummat terdahulu paling kuat
A ngkat peradaban hingga bangunan pun megah
N amun mereka dimusnahkan karena dosa
G edung infra struktur hancur luluh diterpa

S ekarang sejarah berulang
A ngkuh memimpin, sombong dan membuta
M elupakan jejak sejarah kehancuran ummat
A dakah mereka sadar bahwa akan jatuh pada lubang yang sama, dibinasakan!

Karya: Sugiri
Cibadak, Ramadhan, 22 1441 H / 15 Mei 2020 M




GADO-GADO HIDUP NIKMAT
Olahan Sugiri tidak pake zat adiktif

Bahan-bahan
1 Tujuan hidup: Memperoleh Ridho Allah
1 tugas hidup: beribadah/menghamba pada Allah
1 Bekal hidup: Taqwa
Teman hidup sebanyak mungkin: suami/istri, orang beriman
3 Musuh hidup: hawa nafsu, syaitan, iblis
Harapan hidup sebanyak mungkin
Investasi hidup sebanyak mungkin
beban hidup sedikit mungkin
jalan hidup: fisabilillah
petunjuk hidup: kitabullah dan sunnah rosul
Alat hidup: Akal pikiran, panca indera, segenap raga
Ujian hidup: mala petaka, bencana, lapar, rasa takut, hilang nyawa, krang makanan, dan musibah
Tantangan hidup: melewati belantara hidup yang penuh ujian dari pencipta
Godaan hidup: mengikuti hawa nafsu syahwat syaitan dan iblis

Cara Penyajian (cara hidup):
1. Pertama-tama, ketahuilah tujuan hidup lalu siapkan bekal hidup berupa taqwa
2. Temukan teman hidup yang baik berupa istri/suami, kawan, atau siapapun asal dia orang beriman
3. Ketahuilah secara seksama siapa musuh hidup, hawa nafsu, syaitan, iblis, kawan durjana,     penjilat, dll.
4. Selalulah berpikir positif bahwa harapan hidup masih ada karena akhir hidup adalah     mati husnul khotimah
5. Kerjakanlah segala amal baik sebagai investasi hidup yang dapat kita rasakan pada akhirat nanti
6. Jangan terlalu mengeluh terhadap beban hidup karena itu semua adalah ujian hidup, maka     perbanyak beedzikir pada Allah, Insyaallah hati akan tenang.
7. Nikmatilah hidup ini apapun yang terjadi karena bagi orang beriman semuanya akan menjadi     pahala maka jalani hidup ini dengan berpegang pada petunjuk hidup ilahi, Al-Quranul karim dan     sunnah rasul.
8. Gunakan alat hidup berupa akal pikiran, panca indera dan segenap raga untuk menghadapi segala     [ujian hidup, tantangan hidup serta godaan hidup
9. Akhirnya gado-gado hidup siap disantap dalam naungan dan ridho Allah SWT.

Selamat menikmati!




SYAIR BERKACA

S aat ku lihat diri bercermin
Y a Allah betapa Agung Engkau mencipta
A ku menyadari dan ku yakin
I nilah bukti adanya Tuhan semesta
R aja Sejati Rabbul A'lamiin

B ila ku cerna wajah di kaca
E ngkau ciptakan dengan haqqul yakin
R asanya diri ini semakin berkata
K eagungan ini milik Al-Maliku Haqqul mubin
A langkah indahnya bila aku memuja
C uma pada Allah zat pemilik din
A llahumma ihdina shirothol mustaqiim

Karya: Sugiri




DIKSI dan PUISI

D iksi bukan sekedar pilihan kata tapi juga gaya
I ndah dibaca, didengar hingga muncul suka
K ata demi kata tersusun penuh makna
S elaraskan fakta dalam retorika
I mbuhkan citra dalam kohesi kalimat

P uisi tersusun dari narasi diksi
U ntuk sampaikan pesan penuh serasi
I ngatkan makna tersirat dalam narasi
S eiring suasana hati pegiat literasi
I tulah makna luas diksi dalam orasi

Karya: sugiri



WASPADA CORONA DUNIA

W aspadalah!
A dalah bencana wabah corona
S edunia dibuatnya panik akan bahayanya
P adahal kematian memang sudah waktunya
A dalah bahaya yang nyata dan sesungguhnya
D i kala sudah mati lalu bangkit tanpa taqwa
A dakah kita siap dengan kematian kita

C orona oh corona
O rang kau buat panik dan tak berdaya
R asakan hebatnya sakit yang kau timbulkan
O h sungguh nyata manusia betapa lemahnya
N nyata takutnya pada kematiannya
A dakah kesadaran setelah mati ada kehidupan

D uhai sahabat!
U sah kau panik karena takut mati
N amun takutlah saat bangkit menghadap-Nya
I  stiqomahlah tetap dijalan-Nya
A gar kita mati husnul khotimah

Karya: sugiri


SENTRALISASI

S abar sebentar
E ngkau tak bisa memaksa
N antikan saja kubuatkan
T etap semangat dan berdo'alah
R asakan pesona penantian
A dakalanya ku buntu tuk berpikir
L ama menanti ide muncul meluber
I ni kau minta lalu kupikir
S enangnya bila sudah bisa bersama mencerna
A tasi masalah secara berramai
S entralisasi menjadi solusi yang benar
I ngat! Semuanya harus dengan komitmen dan sabar

Merdeka!


SYUKURI YANG ADA

S yukuri yang ada
Y ang sudah kau miliki saat ini
U sah lihat ke atas orang punya apa
K etahuilah di bawah kau lebih menderita
U ntuk itu syukuri yang ada
R asakan dan nikmati yang sudah didapat
I tulah cara terbaik untuk selalu bahagia

Y ang Maha Kasih senantiasa melihat
A dakah hambanya bersyukur atas nikmat
N ilai pribadi mu'min yang selalu taat
G iroh beriman kuat melekat

A da bahagia dalam syukur
D alam setiap detik tarikan napas
A ku dan kau mari bersyukur

Karya: Sugiri


BELAJAR SABAR

sebelah bahu diikat delapan
tegak dada berteteskan peluh
setalah tahu hakikat kehidupan
gak ada alasan untuk mengeluh

sejajar senar karena dipetik
anak guyub banyak temannya
belajar sabar karena sakit
nabi ayub lah tauladanya

sejajar senar karena hendak bernada
nyambi sebelah di utaranya
belajar sabar karena anak durhaka
nabi nuh lah tiada taranya

sejajar senar dicoba strinngnya
dari tadi lelah menekannya
belajar sabar dicoba istri durjana
nabi lut lah rujukannya

Berjajar bersandar selama sejam
meski lelah menepi kesisinya
belajar sabar hidup bersama suami kejam
siti asiyah lah nominasinya

mau sebar sirup manis
pahamilah kadar gulanya
mau sabar dan hidup harmonis
nabi ibrahim lah idolanya

baju besar bahan rajutan
beri tusuk lah kain tenu…



SEDU SEDAN KEHIDUPAN

S esekali hidup itu senang
E lok dirasa penuh kenang
D iiringi sesekali meradang
U njuk pilu kala berjuang

S esekali riang tak kepalang
E nak tidur enak terbang
D iiringi lagi bingung menjelang
A h apapun jadi mengekang
N ikmat hidup lalu resah berdendang

K ehidupan ini terpaan
E ntah sedih atau kesenangan
H inggap sekali dan bergantian
I ndahnya dunia jua dirasakan
D an pahit getir ditimpa cobaan
U sah kau hiraukan
P entingnya diri dgn kesabaran
A lam ini adalah jembatan
N anti ada hidup selamanya senang dan selamanya penderitaan

Karya: Sugiri

SERUPUT KOPI KALA SANTAI

S abtu akhir pekan
E h ada SMS ternyata cerbung
R asa di dada hendak membacanya
U ntuk sekedar tahu isinya
P enasaran juga setelah kubaca
U ntuk tahu episode lanjutannya
T ernyata seru juga alurnya

K upenasaran suasana konflik batin tokohnya
O h kasihan dia betapa merananya
P enuturan cerita nya sungguh asik dibaca
I ndah kalimatnya hingga melarutkan hati pembaca

K ubaca dan kubaca
A ada rasa tak sabar saat kisahnya bergantung
L alu muncul lanjutan ceritanya
A duh aku semakin dibuat tidak bisa pergi

S eakan akulah sang tokoh utama
A da getar hati bahkan membara
N amun kusadar ini hanya cerita
T api penuh makna dan hikmah
A ntara ego dan taat pada orang tua
I tulah kesan yang ingin tersampaikan tetang takdir

Sugiri
Sabtu, 25 Januari 2020


DAHSYATNYA MEMBACA

D ibukalah lembar demi lembar buku itu
A da kalanya aku melihat daftar isi
H ingga sesekali melihat glosarry
S upaya pasti makna hakiki
Y akin akan makna kata atau frasa
A atau clausa bermakna ganda
T etap seksama membaca baris demi baris
N ikmati makna konotasi ataupun denotasi
Y akin akan makna tersirat dan dibalik ungkapan
A ngka pun melengkapi kesimpulan dan mensirnakan keheranan

M embaca oh membaca
E ngkau entaskan aku dari ketidak tahuan
M embaca, engkau sungguh dahsyat
B inasakan kebodohan dan keterbelakangan
A ku kangen, rindu, cinta dan tertawan olehmu
C aramu mencerahkanku begitu hebat
A ku sungguh mabuk cinta padamu

Karya: Sugiri Sugi

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda